LENSAINDONESIA.COM: Dinas Perhubungan dan LLAJ (Dishub) Jawa Timur menambah kuota peserta mudik gratis khusus yang menggunakan armada bus. Hal ini dilakukan karena tingginya animo masyarakat yang terus berdatangan ke Kantor Dishub untuk mendaftar mudik gratis setelah pendaftaran ditutup karena kuota untuk gelombang pertama telah terpenuhi yakni 10.400 seat atau 185 bus.

Pendaftaran mudik gratis gelombang kedua ini dibuka mulai 26 Juni 2016. Kabid Angkutan Jalan Dishub Jatim Sumarsono menjelaskan pihaknya sengaja menambah kuota mudik gratis menggunakan armada bus ini untuk membantu masyarakat di Jatim yang ingin merayakan Lebaran di kampung halaman masing-masing.

“Kuota yang kita sediakan 10.400 itu sudah habis, tapi kok masih banyak masyarakat yang datang kesini. Jadi ya kita tambah lagi kuotanya. Tapi untuk yang ini berangkatnya bukan tanggal 3 dan 4 Juli. Biar ga terlalu banyak tumpukan bus. Yang mudik gratis gelombang dua ini kami berangkatkan 1 Juli,” ujarnya pada LICOM, Minggu (26/6/2016).

Pihaknya berharap dengan dibukanya kembali pendaftaran mudik gratis kali ini juga bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, sehingga kuotanya cepat terpenuhi yakni sekitar 4.125 seat atau 75 bus.

“Pendaftaran kita buka mulai 26 Juni hingga tiket habis. Masyarakat yang ingin mengikuti mudik gratis ini silahkan langsung datang ke Kantor Dishub Jatim di Jalan Ahmad Yani Surabaya dengan membawa KTP atau KSK untuk kemudian dicatat dan diberikan tiket mudik gratisnya. Bisa rame-rame bareng keluarga. Berapapun permintaan akan kami layani, asal sesuai datanya,” imbuh dia.

Diketahui, dalam pendaftaran gelombang kedua ini Dishub hanya menyediakan 18 rute. Jika dalam gelombang pertama rute yang dibuka sebanyak 20 rute perjalanan, kali ini dikurangi karena ada dua rute yang kurang diminati masyarakat yakni Surabaya-Bondowoso dan Surabaya-Pare-Kediri.

Selain Pemprov Jatim, pihak pemkab/pemkot dan swasta juga menggelar mudik gratis yang serupa seperti ini yakni menggunakan armada bus. Pemprov Jatim menyediakan sebanyak 510 bus, masing-masing 328 unit untuk arus mudik dan sisanya 122 unit sebagai angkutan arus balik.

Sementara, dari pemkab/pemkot disiapkan 30 bus dengan rincian 15 unit dari Pemkab Sidoarjo, 5 unit dari Pemkab Madiun, 4 unit dari Pemkab Tulungagung, serta 2 unit masing-masing dari Jember, Bondowoso dan Banyuwangi.

Selain itu, pihak swasta yang berasal dari beberapa perusahaan juga menyiapkan 130 bus, yaitu Jasa Raharja 50 unit, Radar Surabaya 25 bus, Kadin Surabaya 15 bus dan Indomaret 40 bus.

“Kalau ditotal maka dari 670 bus tersedia, mampu mengangkut 47.300 penumpang pada masa arus mudik dan balik khusus moda transportasi bus,” kata Kepala Dishub Jatim Wahid Wahyudi.@sarifa