Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Ketua NU Kota Surabaya Dr Ahmad Muhibbin Zuhri MAg menegaskan bahwa NU Kota Surabaya sepakat untuk merevitalisasi Taman Bungkul
menjadi wisata religi. Sebab, keberadaan makam Sunan Bungkul tepat dibelakang area Taman Bungkul Surabaya.

“Salah satu langkah yang dilakukan Nahdlatul Ulama Kota Surabaya yaitu mewujudkan Masjid Sunan Bungkul,” jelas Muhibbin sebagaimana surat elektronik PCNU kepada
LICOM, Selasa (28/6/016).

Untuk itu, NU Surabaya akan meminta Pemkot Surabaya melakukan renovasi, tentunya juga terhadap fasilitas rumah ibadah yang hanya berupa mushollah. “Meminta Pemerintah Kota Surabaya untuk melakukan renovasi di sekitar area makam Sunan Bungkul,” tambah.

“Keberadaan Masjid Sunan Bungkul ini sangat penting untuk memberikan fasilitas ibadah yang nyaman bagi para peziarah. Sehingga, mereka bisa melakukan Sholat dengan tenang, dan bisa melakukan sholat Jumat,” tambah Muhibbin.

“Hal ini berbeda dengan sekarang yang hanya berbentuk Mushollah,“ ungkap dia.

Selain itu, langkah PCNU Kota Surabaya untuk mengubah Mushollah menjadi Masjid Sunan Bungkul sebagai salah satu upaya awal menanamkan basis religi dikawasan Bungkul. Agar pengunjung dan masyarakat Bungkul termotivasi untuk menanamkan nilai-nilai religi di area makam Sunan Bungkul Surabaya.

“Ini yang bisa dilakukan oleh NU Surabaya, selebihnya adalah wewenang Pemkot untuk melakukan renovasi maupun tata kelola sekitar area makam Sunan Bungkul,“ ujar Muhibbin. @licom