Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Sandiaga Uno juga mendaftar, PPP siap seleksi 165 bakal calon kepala daerah
Kampanye PPP. Foto: Istimewa
HEADLINE UTAMA

Sandiaga Uno juga mendaftar, PPP siap seleksi 165 bakal calon kepala daerah 

LENSAINDONESIA.COM: Launching pendaftaran calon kepala daerah mulai tanggal 15–25 Juni 2016, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berhasil menjaring 165 nama bakal calon yang siap maju dalam Pilkada 2017.

Melalui pendaftaran serentak secara terbuka di DPP, DPW, DPC maupun melalui email dan pos maupun datang langsung itu tercatat ada 25 orang mendaftar sebagai bakal calon gubernur/calon wakil gubernur dan 140 mendaftar sebagai calon bupati/wali kota.

Para bakal calon tersebut berasal dari beragam profesi, seperti politikus, birokrat, pengusaha, tokoh masyarakat hingga aktivis.

Dari nama-nama yang mendaftar tersebut terdapat para petahana, seperti Rustam Effendi (Gubernur Babel), Hidayat Arsani (Wagub Babel), Irene Manibuy (Wagub Papua Barat), Illiza Sa’adudin Djamal (Wali Kota Banda Aceh), Subroto (Wakil Bupati Jepara), Jonas Salean (Wali Kota Kupang), Ellases Yentji (Bupati Lembata).

Disamping itu, juga ada tokoh-tokoh populer yang maju melalui partai berlambang Ka’bah ini, diantaranya, Sandiaga S Uno (DKI Jakarta), Rum Murkal (Babel), Irwandi Yunus (NAD), Abdullah Puteh (NAD), Ahmad Yani (DKI) dan sejumlah nama lainnya.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP PPP Achmad Baidowi mengatakan, saat ini proses pendaftaran di PPP telah memasuki tahap pengiriman berkas ke DPW dan DPC. Setelah itu, akan dilanjutkan ke tahap berikutnya yakni rapat pimpinan sesuai dengan tingkatannya.

“DPW menggelar Rapimwil untuk menetapkan minimal dua pasangan cagub dan DPC menggelar rapimcab untuk menetapkan minimal dua pasangan cabup/cawali. Selanjutnya dikirim ke DPP untuk mendapatkan pengesahan,” ujar mantan aktivis HMI, Baidowi di Jakarta, Selasa malam (28/06/2016).

Sementara, terkait mekanisme penetapan pasangan calon dari PPP, kata Baidowi, akan dibahas dalam rapat internal Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu).

Dia menjelaskan, bahwa PPP telah menggandeng salah satu lembaga survei untuk memantau perkembangan elektabilitas setiap bakal calon.

Baca Juga:  Pertukaran pemuda, Kemenpora kirim 17 delegasi Indonesia ke Australia

“PPP sudah menggandeng lembaga survei independen untuk mendapatkan hasil yang objektif,” jelasnya.

Awiek sapaan Baidowi menerangkan, dari 101 daerah yang ikut Pilkada serentak 2017, PPP memiliki kursi di 80 daerah. Sebagian daerah memiliki 20% kursi sehingga memenuhi syarat pengusungan pasangan calon. Namun, untuk sebagian lain, jika kursi PPP tidak cukup maka akan berkoalisi dengan parpol lain yang memiliki visi dan misi sejalan.

“Komunikasi dengan parpol lain untuk penjajakan koalisi sudah kami lakukan di tingkat pusat. Sejauh ini tidak ada kendala dalam melakukan komunikasi politik, sehingga bisa melahirkan koalisi,” jelasnya.

Menurutnya, PPP berharap konsolidasi Pilkada 2017 berdampak positif terhadap konsolidasi organisasi untuk menghadapi Pemilu 2019. Karena itulah, mesin politik PPP diuji dalam perhelatan pilkada.

“Pilkada ini ibaratnya memanaskan mesin politik PPP sebelum menghadapi Pemilu 2019,” pungkas Baidowi.@yuanto