LENSAINDONESIA.COM: Masyarakat Papua diimbau untuk tidak terprovokasi berbagai isu tak bertanggung jawab yang menimbulkan konflik menjelang pelaksanaan hari raya Idul Fitri 1437 Hijriah atau Lebaran pada 6 Juli 2016.

Imbaun tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda ) Provinsi Papua, Hery Dosinaen di Jayapura seperti dikutip Antara, Senin (04/07/2016).

“Kami mengharapkan semua warga tetap menghormati umat yang akan merayakan Lebaran, dan tidak terprovokasi oleh oknum-oknum,” katanya.

Ia menyampaikan, dalam perayaan Lebaran, maka semua pihak diharapkan saling menghargai dan terus menjaga keutuhan wilayahnya.

Menurut Hery, semua harus bahu membahu membangun dan melihat Papua tetap utuh sehingga keamanan daerah tetap berada di zona damai.

“Gubernur Papua juga sudah mengimbau bupati dan wali kota agar menjaga keamanan di wilayahnya masing-masing,” ujarnya.

Dia menuturkan, kepala daerah di kabupaten dan kota harus bisa menyaring segala informasi yang masuk ke wilayahnya sehingga tidak mudah terprovokasi oleh berbagai pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Pihak kepolisian juga sudah melaporkan bahwa kondisi dan situasi menjelang pelaksanaan Lebaran di wilayah Bumi Cenderawasih aman terkendali,” katanya.

Dia menambahkan, memerlukan bantuan semua warga untuk ikut menjaga situasi kondusif yang sudah tercipta sejak lama ini, sehingga Umat Muslim yang merayakan Idul Fitri dapat menjalani secara lancar dan aman.@LI-13