LENSAINDONESIA.COM: Kurang dari 12 jam sejak melakukan aksi kejinya, pelaku begal dan perampasan motor yang menewaskan pelajar SMP, Gilang (14) dan membuat Bayu (15) kritis, berhasil dibekuk petugas gabungan Polsek Cakung dan Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono menuturkan, pelaku dibekuk saat berada di tempat persembunyian tidak jauh dari lokasi begal. “Satu terduga pelaku kami bekuk. Saat ini sedang dalam pengembangan untuk mencari pelaku lainnya,” terangnya, Minggu (31/7).

Seperti diberitakan Lensa Indonesia sebelumnya, seorang pelajar SMP 144, Gilang (14), tewas dan temannya, Bayu (15), kritis setelah dibacok orang tak dikenal di kawasan Kavling DPRD Kampung Pulo Jahe, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Petugas Polsek Cakung yang melakukan penyelidikan menduga keduanya adalah korban kejahatan begal.

Kasus begal perampasan motor ini terjadi pada Sabtu (30/7) sekitar pukul 23.30 WIB. Gilang tewas dengan luka 10 luka tusuk pada bagian punggung, sedangkan Bayu masih kritis dengan 4 luka tikam di punggung dan saat ini masih dirawat di RS Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur.

Tidak ada yang tahu persis, apa yang terjadi kepada kedua korban karena lokasi begal dan perampasan motor itu di areal persawahan yang gelap. Seorang saksi hanya mendengar ada teriakan dari seseorang yang meminta tolong.

Saat dilakukan penelusuran, warga yang tak disebutkan identitasnya oleh petugas Polsek Cakung itu menemukan kedua korban sudah tergeletak berlumuran darah.

“Dugaan sementara jadi korban begal perampasan motor, sebab motor korban hilang. Kasusnya masih kami selidiki,” terang Kapolsek Cakung Kompol Armunantho Hutahaen, Minggu (31/7/2016). @andiono