Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Ratusan penumpang Lion Air menginap di Bandara Soekarno-Hatta menyusul delay parah maskapai itu sejak semalam. Salah satu penerbangan yang hingga kini belum jelas kapan berangkatnya adalah tujuan Bengkulu.

“Sudah hampir pukul 05.30 WIB, tapi ternyata enggak ada kabar pemberitahuan dari Lion Air. Padahal semalam janjinya pukul 05.00 WIB kita sudah disiapkan untuk boarding,” ujar salah seorang penumpang Lion Air, Bobby Senin (1/8/2016).

Dia mengaku lelah menanti kepastian terbang dari manajemen Lion Air. Bobby dan penumpang lainnya seharusnya terbang Minggu (31/7/2016) pukul 16.20 WIB. Namun alasan yang tak jelas membuat pesawat delay dan memaksa mereka tidur di bandara hingga 12 jam lebih.

“Kita mau coba ketemu sama pihak Lion Air yang semalam menjanjikan terbang pukul 05.00 WIB,” sambungnya.

Yang parah, penumpang Lion Air yang sudah naik ke dalam pesawat diminta untuk turun kembali. Mereka pun sempat demo di landasan untuk meminta kejelasan dan kompensasi keterlambatan.

Penumpang yang disuruh tun lagi adalah penerbangan ke Bengkulu, Lombok dan Surabaya.

Selain di Bandara Soekarno-Hatta, pembatalan penerbangan Lion Air juga terjadi di Bandara Achmad Yani, Semarang. Salah satu calon penumpang JT 515 Semarang-Jakarta, Dista lalu mendapat kompensasi berupa nasi boks, uang Rp 300 ribu dan kamar hotel. Penundaan penerbangan juga sempat terjadi di Bandara Adi Soemarmo, Solo untuk penerbangan JT 553. @dtc