LENSAINDONESIA.COM: Aksi suporter Persebaya, Bonek, bukan hanya dilakukan di Jakarta. Namun perwakilan Arek Bonek dan Komunitas Pemuda Independen juga beraksi di Surabaya dengan mendatangi gedung DPRD, Rabu (3/8/2016) siang, untuk meminta dukungan pemerintah Surabaya.

Selain mengenakan atribut hijau khas Bonek, puluhan massa yang dipimpin Saputro alias Pokemon itu membawa poster bertuliskan dukungan untuk Persebaya Surabaya. “Setelah Pengadilan Niaga memutuskan memenangkan Persebaya Surabaya, maka jelas kami yang asli. Kedatangan kami meminta dukungan dan pengakuan,” seru Pokemon di depan Gedung DPRD Surabaya.

Tak hanya itu, pihaknya mengatakan aksi kali ini secara resmi bertujuan membawa surat pengajuan hearing untuk duduk bersama demi masa depan Persebaya. “Kami hanya ingin Persebaya Surabaya bisa main kembali karena menjadi merupakan klub kebanggaan masyarakat Surabaya. Sementara saudara yang lain berjuang di Jakarta, kami di Surabaya juga melakukan aksi,” tambahnya.

Pokemon mengatakan, pihaknya hanya ingin anggota DPRD Surabaya selaku wakil rakyat, melakukan mediasi atau penyelesaian konflik Persebaya versi Karang Gayam dengan Persebaya versi PT MMIB. “Ini sudah kedua kalinya kami datang. Tapi tidak direspon. Sekarang kawan-kawan kami sedang berjuang di Jakarta, tapi pemerintah diam saja tidak ada respon. Pemerintah lebih sibuk soal politik daripada rakyatnya,” tandasnya.

Dengan mediasi tersebut, Bonek berharap agar DPRD Surabaya memperhatikan konflik Persebaya 27 yang sudah dimenangkan secara hukum. “Ya, paling tidak ada mediasi sebagai upaya-upaya dari pemerintah. Kalau diam seperti ini, mereka sepertinya cuek,” pungkasnya. @iwan