LENSAINDONESIA.COM: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menunjuk Provinsi Jawa Timur menjadi tuan rumah dalam puncak Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) Tingkat Nasional Tahun 2016. Tepatnya, acara akan dipusatkan di GOR Delta Sidoarjo pada 9 September mendatang.

Hal ini disepakati lewat pertemuan antara pihak Kemenpora dan Gubernur Jatim Soekarwo di Kantor Gubernur Jatim, Kamis (18/8/2016). Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora Isnanta pada LICOM mengatakan dalam peringatan Harornas nanti juga akan dilaunching gerakan “Ayo Olahraga” oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

“Peringatan Haornas tahun ini tidak sekedar upacara seremonial saja. Nanti juga dilakukan pencanangan gerakan Ayo Olahraga oleh Presiden. Gerakan Ayo Olahraga ini untuk mengajak seluruh masyarakat kita agar bisa menjadi sehat,” katanya, Jumat (19/8/2016).

Selain itu, juga akan dilaksanakan grand final kompetisi Liga Sepakbola kelompok umur (KU), masing-masing untuk KU-12, KU-14, KU-16 hingga KU-20 (mahasiswa) yang akan bertanding di GOR Delta Sidoarjo.

Sedangkan, babak penyisihan digelar di empat daerah yaitu KU-12 digelar di Kediri, KU-14 di Surabaya, KU-16 di Sidoarjo dan KU-20 di Malang. “Untuk Liga Sepakbola ini diikuti oleh banyak provinsi di Indonesia, totalnya ada 289 kabupaten/kota,” tambahnya.

Lebih lanjut, Isnanta menjelaskan selain sepakbola, pihaknya juga akan menggelar kejuaraan di bidang olahraga lain yaitu panahan. “Nanti ada juga gerakan Ayo Memanah, karena panahan ini merupakan salah satu cabang olahraga andalan Indonesia,” ungkap dia.

Sementara, Gubernur Jatim Soekarwo merespon positif program Gerakan Ayo Olahraga yang dicanangkan Presiden Jokowi. Pakde Karwo (panggilan akrab gubernur) justru memberikan banyak masukan bagaimana cara mendesain gerakan itu tidak hanya sekedar ajakan, tapi langsung ditunjukkan dengan aksi yang jelas.

Aksi itu antara lain melalui Kementerian Kesehatan, yakni gerakan pencegahan melalui olahraga sehingga jangan hanya orang berobat saja. Lainnya, Kemenpora juga diminta menyediakan anggaran untuk program konkrit dalam rangka menggerakkan olahraga. Misalnya, perintah untuk kabupaten/kota untuk menggelar Car Free Day di alun-alun dengan dibuatkan panggung senam.

“Jadi, Kementerian harus terlibat secara langsung. Karena itu saya akan mengerahkan semua potensi masyarakat Jawa Timur mulai anak sekolah, masyarakat olahraga, atlet dan segala komunitas untuk berolahraga dan hadir di Peringatan Haornas nanti,” tutup Soekarwo.@sarifa