Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.  
Polisi korban pembunuhan warga Australia jalani ritual pemakaman ‘Mapendem Ring Geni
Jenazah Aipda Wayan Sudarsa dalam prosesi Mapendem Ring Geni. (Tribunnews)
BALI / NTB / NTT / PAPUA

Polisi korban pembunuhan warga Australia jalani ritual pemakaman ‘Mapendem Ring Geni 

LENSAINDONESIA.COM: Keluarga menggelar proses ritual “Mapendem Ring Geni” bagi jenazah Aipda I Wayan Sudarsa (53), anggota Polsek Kuta yang tewas dibunuh dua bule, Rabu (17/8/2016) lalu.

Prosesi ini adalah pembakaran jenazah (bukan proses Pengabenan), kemudian abunya dilarung ke laut. Jika kemudian hari akan proses pengabenan, arwahnya dipanggil dengan proses banten atau sesaji pengabenan.

Cara ini ditempuh karena menentukan hari baik untuk menggelar prosesi Ngaben.

Belasan karangan bunga memenuhi gang masuk rumah duka di Jalan Pemelisan Agung no 2, Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Bali. Sejumlah pejabat teras Polda Bali dan jajaran turut hadir dalam prosesi yang dilaksanakan di Setra Agung.

Didahului oleh regu tembak sebagai tanda pelepasan jenazah diiringi oleh pihak keluarga, kerabat, warga setempat dan juga anggota Polri yang sedang berduka atas kepergian Aipda Wayan Sudarsa.

Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo menyebut Wayan Sudarsa gugur dalam dinas.

Aipda Wayan Sudarsa tewas di Pantai Kuta dengan dua warga asing sebagai tersangka yaitu Sara Connor, wanita, Warga Australia dan David Taylor, pria warga Inggris. Keduanya dijadikan tersangka sesuai alat bukti yang diamankan di lokasi kejadian.@tbn/licom

Baca Juga:  Bendera merah putih dibuang ke selokan, asrama mahasiswa Papua di Surabaya digeruduk warga