Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Jajaran Polda Riau tetapkan 85 tersangka pembakar hutan dan lahan
Ilustrasi kebakaran hutan di Riau
HEADLINE PROOTONOMI

Jajaran Polda Riau tetapkan 85 tersangka pembakar hutan dan lahan 

LENSAINDONESIA.COM: Jajaran Polda Riau yang merupakan bagian Satgas Penegakan Hukum Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) telah menetapkan 85 tersangka pembakar lahan selama Januari-Agustus 2016.

“Penanganan penegakan hukum Karhutla hingga Agustus, menjerat 85 tersangka yang ditangani 11 Polres se-Riau,” papar Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, Senin (22/8/2016).

AKBP Guntur Tejo menuturkan, seluruh tersangka berasal dari 67 laporan polisi (LP) dimana 16 perkara dalam proses penyidikan dan dua lainnya penyelidikan. Sebagian besar LP telah dilimpahkan ke Kejaksaan dan prosesnya sudah P21 alias siap disidangkan.

Menurutnya, dari seluruh perkara yang ditangani jajaran Polda Riau, seluruhnya merupakan lahan milik pribadi yang mayoritas petani maupun pemilik lahan. Hingga saat ini belum ada lahan perusahaan yang terbakar selama 2016 ini.

AKBP Guntur Tejo menambahkan, jumlah tersangka terbanyak saat ini masih ditangani Polres Dumai dan Bengkalis dengan masing-masing 18 dan 15 tersangka. Menyusul Polres Rokan Hilir 12 tersangka, Polres Pelalawan 9 tersangka, Indragiri Hulu 7 tersangka, serta Polres Indragiri Hilir dan Rokan Hulu masing-masing dua tersangka.

Perlu diketahui, Pemprov Riau sejak Maret 2016 lalu telah menetapkan Status Siaga Karhutla dan diperpanjang hingga November mendatang. Penetapan status siaga darurat ini merupkan bentuk reaksi cepat guna menanggulangi bencana ‘rutin tahunan’ itu.

Hasilnya, untuk pertama kalinya dalam 18 tahun terakhir, Riau dipastikan bebas kabut asap yang merupakan dampak kebakaran hutan dan lahan. @andiono

Baca Juga:  Dua perangakat desa sebut Padepokan Kanjeng Dimas untuk kegiatan istighosah