Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Gugur saat bertugas padamkan kebakaran hutan, Pratu Wahyudi naik pangkat
Ilustrasi prajurit TNI membantu pemadaman kebakaran hutan
HEADLINE DEMOKRASI

Gugur saat bertugas padamkan kebakaran hutan, Pratu Wahyudi naik pangkat 

LENSAINDONESIA.COM: Pratu Wahyudi, anggota Detasemen Artileri Pertahanan Udara Rudal-004 Dumai yang hilang 6 hari lalu ditemukan dalam keadaan tak bernyawa saat bertugas dalam tim pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Rokan Hilir, Riau, mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi secara anumerta.

“Dari negara menaikkan pangkat Pratu menjadi Praka,” terang Komandan Resor Militer 031/WB, Brigjen TNI Nurendi saat pelepasan jenazah di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru ke Magetan, Jawa Timur, Rabu (24/8/2016).

“Dengan adanya kenaikan pangkat tersebut, maka mulai hari ini Pratu Wahyudi menjadi Prajurit Kepala Wahyudi. Selain itu, negara juga mengizinkan agar jenazahnya dimakamkan di Makam Pahlawan,” katanya.

Namun karena keluarga di Magetan memohon agar jenazah dimakamkan di kampung halaman, maka pihaknya mengijinkan hal itu. “Kami hormati permintaan itu,” lanjutnya.

Sebelumnya Praka Wahyudi dilaporkan hilang 6 enam hari sejak Kamis (18/8) saat melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan di Desa Labuhan Tangga kecamatan Bangko Rokan Hilir Riau. Jenazah korban ditemukan pada Selasa siang kemarin (23/8) sekitar pukul 11.30 WIB.

Setelah diotopsi di Rumah Sakit Umum Daerah Dumai, jenazah Pratu Wahyudi pada Selasa tengah malam diterbangkan ke Pekanbaru sebelum dilepas ke Magetan, melalui Bandara Adisutjipto, Yogjakarta pada Rabu pagi.

Sebelum diterbangkan, dilakukan upacara pelepasan jenazah di halaman apron Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pukul 06.00 WIB. Upacara dipimpin langsung Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman dan dihadiri Danrem 031/WB Brigjen Nurendi, Kapolda Riau Brigjen Supriyanto dan Kepala BPBD Riau Edwar Sanger.

Dalam sambutannya, Gubernur Riau mengatakan atas nama masyarakat dan pemerintah turut berduka cita atas gugurnya Pratu Wahyudi. @*/andiono

Baca Juga:  Sidang kasus tanah Hiu Kok Ming, saksi korban ditawari uang damai Rp 70 miliar