LENSAINDONESIA.COM: Putera Sampoerna Foundation School Development Outreach (PSF SDO) kembali menyelenggarakan Education Sharing Network (ESN) yang berlangsung di Auditorium Kampus Sampoerna University, Jakarta.

Acara ini merupakan kegiatan dari PSF SDO yang berkolaborasi dengan Faculty of Education (FoE), Sampoerna University.

Kegiatan ini juga berfungsi untuk mewadahi tenaga pendidik saling berkumpul, berbagi informasi dan membahas mengenai metode pembelajaran terkini, permasalahan pendidikan serta praktik terbaik dalam pelaksanaan pendidikan.

Tema yang dihadirkan pun selalu berbeda di setiap kegiatan ESN yang dilakukan sekali dalam setiap bulan, hal ini disesuaikan dengan perkembangan informasi pendidikan serta kebutuhan tenaga pendidik. Tema utama yang diangkat hari ini adalah mengenai“Building Engaging and Positive Learning Environment”, yakni pentingnya perubahan paradigma guru dalam mengajar dan mengelola kelas, agar dapat membangun lingkungan belajar yang positif dan memikat

“Guru adalah komponen utama untuk mencerdaskan suatu bangsa, sehingga tenaga pendidik memiliki peran yang sangat besar akan kualitas pendidikan. Hal inilah yang mendasari pelaksanaan kegiatan ini dengan harapan bahwa para pendidik dapat menciptakan pembelajaran yang reflektif, aktif dan kreatif hingga dapat menjalankan perannya secara optimal,” ujar Head PSF School Development Outreach, Gusman Yahya dalam kata sambutannya, Kamis (25/08/2016).

“Salah satu kontribusi yang dapat kami berikan terhadap dunia pendidikan di Indonesia adalah dengan peningkatan kualitas para pendidik. Oleh karena itu diharapkan dari Education Sharing Session ini para tenaga pendidik mendapatkan pandangan baru untuk memberikan pengalaman belajar mengajar yang efektif kepada peserta didiknya. Sepanjang karir mengajar, guru perlu memiliki sikap sebagai pembelajar sepanjang hayat untuk terus mengasah kemampuan dan tetap mutakhir di bidangnya. Untuk memperluas akses terhadap pengembangan profesional guru, kami juga mengembangkan Sampoerna University Professional Development Courses for Educators. Sebuah inisiatif untuk mendukung program pemerintah yang mengembangkan pendidik sehingga memenuhi Standar Nasional Pendidikan, sekaligus mampu menerapkan pembelajaran berkualitas abad-21 yang diterima di tingkat internasional,” tambahnya.

FoE, Sampoerna University dan PSF SDO meluncurkan Sampoerna University Professional Development Courses for Educators melalui beragam topik menarik untuk membekali pendidik yang ingin mengembangkan ketrampilan pedagogi dan meningkatkan profesionalitas. Program ini dirancang untuk para pemegang sarjana dari berbagai bidang, guru dan calon guru yang ingin mengasah kemampuannya sebagai tenaga pendidik dengan beragam pendekatan modern. Memadukan praktik terbaik dalam pelaksanaan pendidikan dengan prinsip-prinsip mengajar terkini yang aplikatif dan praktis untuk membawa perubahan positif di sekolah masing-masing.

Pada kegiatan ESN kali ini, PSF SDO turut mengundang Matt Thompson selaku Project Director Global Educational Supplies and Solution (GESS) sebagai pembicara. Selain memiliki semangat yang sama dalam memajukan dunia pendidikan, GESS juga mempunyai pengalaman lebih dari 10 tahun dalam mengadakan pameran dan konferensi pendidikan di berbagai negara.

Matt Thompson berujar, “Menurut Bank Dunia, Indonesia diramalkan menjadi ekonomi terbesar ketujuh di dunia pada tahun 2030, di saat sektor pendidikan swasta diharapkan naik empat kali lipat senilai $40 milyar dan jumlah siswa mencapai 27 juta orang. Oleh karena itu penting bagi para pendidik untuk terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya agar selalu sesuai dengan perkembangan jaman dan kebutuhan peserta didik.”

Kerjasama antara PSF SDO dan GESS Indonesia tidak hanya berhenti di ESN akan tetapi pada bulan September nanti, GESS Indonesia akan kembali hadir di Jakarta mengundang pendidik, pakar dan pemerhati pendidikan nasional dan internasional dari semua tingkatan untuk melihat perkembangan dunia pendidikan saat ini yang tengah berevolusi baik di Indonesia dan manca negara. Para praktisi pendidikan dari PSF SDO akan berbagi praktik terbaik sebagai pembicara di sesi konferensi. Menyajikan beragam isu menarik seputar pendidikan, seperti Anti-Corruption (PAK) for Early Childhood education, Understanding Children Drawing through Space-Time-Plain Methods, Unleashing Students’ Language Proficiency: Why Is It Such A Challenge, Nisekolara (When Teachers Are Happy Teaching), dan Implementing Education for Sustainable Development (ESD): Engaging Students through Community Problem Solving and Experiential Learning.

“Kami sangat senang sekali dapat bekerjasama dengan GESS Indonesia dimana pengalaman PSF SDO dalam mendukung usaha pemerintah di dunia pendidikan menjadi salahsatu tolak ukur kerjasama ini. PSF SDO dan GESS Indonesia mempunyai komitmen yang sama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Akan tetapi, upaya kami dalam berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pendidikan tidak berhenti di sesi konferensi. Kami akan terus memperluas akses terhadap pengembangan professional pendidik melalui berbagai sesi public classes yang terbuka untuk umum. Kami berharap, semakin banyak tenaga pendidik yang bisa mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan diri dan memperkaya pengetahuan dengan berbagai program yang berkualitas, terjangkau secara financial dan fleksibel untuk dilakukan sesuai konteks masing-masing,” tutup Gusman Yahya.@Rudi