Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Satelit milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) memantau perkembangan titik panas (hotspot) kebakaran hutan dan lahan wilayah Indonesia.

Satelit NASA itu mendeteksi hotspot di wilayah Kalimantan Utara mulai meningkat. Dalam catatan kemarin, ada 87 hotspot kebakaran lahan dan hutan di Kalimantan Utara. “54 hotspot dengan tingkat kepercayaan sedang, 30-70 persen, dan 33 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi, lebih dari 70 persen,” terang Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.

Namun hingga kini, Gubernur Kalimantan Utara tak kunjung menetapkan Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan sehingga penanganan pemadaman kebakaran hutan dan lahan belum maksimal.

Menurut Sutopo, dalam catatan BNPB secara keseluruhan di Indonesia ada sekitar 189 hotspot kebakaran lahan. “129 hotspot dengan tingkat kepercayaan sedang, 60 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi,” terangnya.

BNPB mencatat 60 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi, tersebar di wilayah Bangka-Belitung, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara 33, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sumatera Selatan. @rn/andiono