Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
NASA pantau 29 titik kebakaran hutan terjadi di wilayah Sumatera
Ilustrasi kebakaran hutan di Sumatera
HEADLINE PROOTONOMI

NASA pantau 29 titik kebakaran hutan terjadi di wilayah Sumatera 

LENSAINDONESIA.COM: Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut satelit mendeteksi 29 titik hotspot kebakaran hutan di Sumatera dengan tingkat di atas 50 persen.

“Titik panas terdeteksi bertambah di Sumatera, namun tidak signifikan atau dari 27 titik kemarin, sekarang menjadi 29 titik hari ini,” papar Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru Slamet Riyadi, Minggu (4/9/2016).

Hal tersebut diutarakannya setelah melihat sebaran titik panas di Sumatera bersumber dari rilis Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) berdasarkan pantauan sensor modis pada citra satelit milik NASA, yakni Aqua dan Terra.

Ia mengatakan titik panas atau hotspot itu tersebar pada tiga provinsi, yakni Sumatera Selatan terdeteksi 13 titik, Bangka Belitung terpantau 9 titik dan Lampung 7 titik.

Untuk kawasan Riau, dalam beberapa hari terakhir dinyatakan nihil menyusul hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, terutama di wilayah pesisir.

Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengatakan bahwa saat ini kebakaran hutan dan lahan terjadi lagi pada sejumlah wilayah. Namun, tidak separah jika dibandingkan kejadian tahun 2015.

Jumlah titik panas, tercatat secara nasional berkurang 70 hingga 90 persen dari periode yang sama tahun lalu, yakni dari 8.247 menjadi 2.356 titik.

Penurunan titik panas tersebut terjadi di Riau dan Kalimantan Tengah. Pada tahun 2015, terdapat 1.292 titik panas di Riau sedangkan saat ini baru tercatat 317 titik. Di Kalimantan Tengah, dari 1.137 titik panas tahun lalu, turun menjadi 56 titik panas pada tahun 2016. @*sn/andiono

Baca Juga:  Pemprov Jatim buka lowongan 1.817 formasi CPNS, Gubernur Khofifah persilahkan masyarakat mendaftar