LENSAINDONESIA.COM: BMKG memperkirakan hingga 3 hari ke depan, ketinggian gelombang air laut di Jawa Timur perlu mendapat perhatian khusus karena berpotensi mencapai 3,5 meter.

Prakirawan BMKG maritim, Ari Wijayanto, mengatakan meskipun begitu gelombang pasang air laut untuk pelayaran dan nelayan melaut masih aman karena ketinggian ketinggian pasang air laut pada Senin (5/9/2016), masih di bawah 1 meter.

“Meskipun ketinggian gelombang air laut hingga 3,5 meter dan nelayan sudah paham, tapi kami ingin menekankan hal ini agar tetap waspada,” terangnya.

Selain itu, Surabaya dan wilayah Jatim lainnya tidak ada potensi terjadi banjir rob. Menurut prakirawan BMKG ini, kondisi cuaca dengan hujan intensitas ringan dan ketinggian maksimal pasang air laut tidak mendukung terjadinya banjir rob.

“Ketinggian rata-rata tiap daerah berbeda. Tetapi, untuk wilayah Surabaya ketinggian pasang air laut masih di bawah 100 cm meskipun berangsur naik. Banjir rob biasanya butuh ketinggian pasang air laut minimal 130 cm, sedangkan predisksi bulan ini tidak sampai titik itu,” pungkasnya. *ss/andiono.