Advertisement
LENSAINDONESIA.COM: Konsumen adalah raja. Bagi HiCore Mobile slogan tersebut bukanlah main-main. Baginya konsumen adalah segala-galanya, karena itu akan berusaha semaksimal mungkin melayani konsumen terkait permasalahan smartphone.
 
Presiden Direktur HiCore Mobile Herman Zhou, mengatakan layanan purna jual menjadi kunci dalam melayani konsumen. Oleh karena itu, setelah meluncurkan smartphone, pihaknya langsung menyiapkan after sales yang siap menerima keluhan yang terjadi dalam penggunaan smartphone merek HiCore.
 
“Kami sangat concern dengan kepuasan konsumen, karena itu kami menyiapkan tenaga-tenaga service yang handal, pelayanan yang ramah dan ruang tunggu yang nyaman di setiap service center HiCore,” ujar Herman Zhou kepada LICOM di Jakarta, Jumat (9/9/2016).
 
Menurutnya, pihaknya sudah mempunyai 14 service center di berbagai kota di seluruh Indonesia. Service center tersebut ada di Jakarta, Bekasi, Bandung, Bogor, Yogyakarta, Solo, Semarang, Kediri, Malang, Surabaya, Makasar, Medan, Palangkaraya dan Banjarmasin, serta akan ada penambahan service center mengikuti perkembangan pasar HiCore.
 
Lokasi service center ini sangat strategis, sehingga mudah dijangkau oleh para pengguna smartphone HiCore. Selain itu, untuk menyediakan tenaga-tenaga yang handal, pihaknya juga melakukan training terhadap para tenaga service. Mereka dilatih secara berkala, untuk menjaga kualitas service dan mengupdate teknologi yang terus berkembang.
 
 “Kami menerapkan standar yang sangat ketat untuk para tenaga service center, selain kualifikasi teknik, mereka juga dituntut mampu dengan ramah, cepat dan tepat dalam melayani pelanggan,” jelas Herman Zhou.
 
Mekanisme service smartphone di service center Hicore ini, kata Herman, Hicore sangat simpel. “Jika ada masalah, konsumen dipersilahkan datang ke toko dimana ia membeli produk HiCore. Untuk perbaikan, kami memberlakukan 7 hari kalender. Jika dalam waktu 7 hari smartphone tidak bisa diperbaiki, maka akan diganti dengan yang baru,” ungkap Herman yang sukses menjual hanphone merek Asiaphone di Indonesia.
 
Herman juga menjelaskan, pihaknya memberikan garansi produk selama 18 bulan yang terbagi 12 bulan untuk spare part seperti layar, mesin dan sebagainya. Sedangkan 6 bulan untuk aksesoris seperti baterai, charger, USB, kabel, handsfree. Ditambah lagi, garansi jasa service selama 6 bulan bila terjadi malfunction.
 
Service center ini sudah online antara pusat dengan daerah. Hal ini membuat monitoring smartphone HiCore yang sedang diperbaiki akan dapat dilakukan juga oleh pusat. Monitoring ini realtime. Rencananya, pada 2017 mendatang akan memberi kenyamanan tambahan bagi para pelanggannya yang smartphonenya sedang diperbaiki. 
 
 “Ke depan, konsumen dapat langsung cek via website untuk mengetahui status dari smartphone yang sedang berada di service center HiCore Mobile. Dengan demikian, konsumen tidak perlu datang hanya untuk menanyakan smartphone yang sedang diperbaiki. Cukup cek via website,” terang Herman. @Rudi