LENSAINDONESIA.COM: Kapal layar motor (KLM) Berkat Mulia yang mengangkut bahan kelontong dari Dermaga Pelabuhan Rakyat (Pelra) Kalimas tujuan Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (23/9/2016) sekitar pukul 02.00 WIB, tenggelam di perairan Wilmar alur Perairan Barat Surabaya (APBS).

KLM Berkat Mulia terbalik karena menabrak seling jangkar yang dipasang untuk mengangkat kapal yang tenggelam. Akibat tabrakan tersebut, kapal langsung terbalik dan 10 ABK berhamburan menceburkan diri ke laut membawa perlengkapan seadanya.

Petugas Polair POlda Jatim yang melakukan patroli, langsung melakukan evakuasi terhadap kesepuluh korban dan membawanya ke Mako. Saat ini petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap Kapten Kapal.

Kesepuluh ABK itu masing-masing adalah Sofyan (Kapt), Muslimin, Suryanto (39), Zeinudin (49), Rahmat Hidayat (22), Harum (25), Bahar (43), Rusla (24), Arifin (40), Tasrif (36) penumpang.

Kasi Patroli dan Pengawalan Polair Polda Jatim Kompol Agus Ariyanto mengatakan, kapal tenggelam karena melewati seling yang dipasang mengangkat kapal yang tenggelam sehingga tersangkut dan terbalik. “Seharusnya kapal lewat jalur dengan cara berputar, tapi ini langsung potong kompas sehingga menabrak seling dan kapal yang tenggelam sehingga baling-baling patah,” terangnya.@rofik