LENSAINDONESIA.COM: Sebuah video berisi dugaan penyiksaan balita beredar di media sosial. Wajah bocah nampak tertutup bantal kemudian ditindih dengan dua kaki ibunya. Video berdurasi 17 detik itu disebarluaskan akun Facebook bernama Erlangga, Selasa (27/9/2016). Dalam postingan, si pengunggah menulis bahwa sang bocah akan dibunuh ibunya.

Dalam video itu terdengar sang bocah merengek dan berteriak, namun suaranya tertahan bantal yang menutupi wajahnya. Sedangkan sang ibu yang terekam dalam video itu sempat terdengar tertawa-tawa.

“Tolong laporkan sektor kepolisian Yogyakarta seorang ibu psikopat ingin bunuh anaknya. Akun Facebook-nya claura chute, demi Allah video ini tadi dia buat jam 04.13 WIB,” tulis Erlangga, yang diunggah Minggu (25/9/2016) lalu.

Namun tak lama kemudian diralat. “Maaf ibu kejam ini posisinya di Bekasi bukan Yogyakarta, tolong bantuannya melapor yang berwajib,” tambahnya.

Tak lama setelah video itu beredar luas. Akun claura chute langsung memberikan klarifikasi. Yang bernagkutan merasa difitnah Erlangga dan mengaku bahwa dalam video itu dirinya tengah bercanda dengan anaknya sambil bermain ‘setan-setanan’.

“Demi Allah dan Rasulullah, saya dan anak kedua saya itu sedang bercanda main setan-setanan dan saya nutup dia pakai bantal. Itupun saya taruh kaki saya, bukan berarti diinjak beneran, melainkan saya memegang bangku di samping saya,” tulis Clara dalam bantahannya.

Sejak diunggah, video dugaan penyiksaan balita itu sudah ditonton 3.240.589 kali dan dibagikan 156.739 kali, sehingga menjadi viral di dunia maya. @LI-15