LENSAINDONESIA.COM: FA selaku otoritas sepakbola tertinggi di Inggris dikabarkan tengah mempertimbangkan memecat pelatih Timnas Inggris Sam Allardyce karena dugaan keterlibatan pembicaraan dengan sejumlah pengusaha untuk mengakali peraturan mengenai kepemilikan pihak ketiga.

Hubungan main mata Sam Allardyce dan sejumlah pengusaha itu diungkap dalam laporan investigasi yang diturunkan The Telegraph. Disebutkan bahwa pelatih Timnas Inggris yang dijuluki Big Sam itu tengah mengadakan pembicaraan dengan sejumlah pengusaha mengenai peraturan mengenai pihak ketiga dalam kepemilikan seorang pemain di mana salah satunya adalah reporter Telegraph yang menyamar.

Semenjak tahun 2008, FA resmi melarang pihak ketiga terlibat dalam kepemilikan seorang pemain. FA menganggap kepemilikan pihak ketiga terhadap seorang pemain merupakan bentuk perbudakan sehinggamelarang hal tersebut ada dalam otoritas sepakbola Inggris. Langkah itu kemudian ditiru FIFA pada tahun 2015 silam.

Namun ironisnya, Sam Allardyce yang dipekrjakan FA untuk melatih Timnas Inggris malah mengobral celah untuk mengakali peraturan tersebut. Pada video rekaman Telegraph tersebut, Big Sam dengan gamblang menyebut aturan kepemilikan pihak ketiga itu masih bisa diakali. “Anda bisa mengakali peraturan itu. Yang saya maksudkan di sini tentu adalah ada uang besar yang bisa anda gunakan,” jelasnya dalam video tersebut.

FA langsung bergerak cepat atas laporan panas tersebut. Otoritas Sepakbola Inggris itu disebut sudah melakukan rapat eksekutif darurat membahas kasus ini. Mereka membentuk tim investigasi khusus untuk menyelidiki kasus ini. Jika terbukti bersalah, maka Big Sam kemungkinan besar akan dicopot dari posisinya meskipun baru 2 bulan menjabat pelatih Timnas Inggris.