Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Penelitian JPPR: Lima daerah usulkan calon tunggal untuk Pilkada 2017
Ilustrasi pilkada. (ISTIMEWA)
HEADLINE DEMOKRASI

Penelitian JPPR: Lima daerah usulkan calon tunggal untuk Pilkada 2017 

LENSAINDONESIA.COM: Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) mengungkap, setidaknya terdapat 5 daerah di Pilkada serentak tahun 2017 tedapat calon tunggal, dimana koalisi yang dibangun oleh partai politik tidak menyisakan adanya pasangan calon lain.

Kelima daerah yang diprediksi bercalon tunggal yaitu Tulang Bawang Barat, Tambrauw, Pati, Landak, dan Kota Sorong.

Kabupaten Tulang Bawang Barat, Pasangan calon Umar Ahmad, SP-Fauzi Hasan, S.E, M.M didukung oleh seluruh partai politik yang mempunyai kursi di DPRD yaitu PKS, Demokrat, PPP, PDIP, Gerindra, Golkar, PAN, PKB, Hanura, Nasdem dengan total 30 kursi (100 persen). Satu kursipun tidak tersisa. Syarat minimal mencalonkan di Tulang Bawang Barat sebanyak 6 kursi.

Kabupaten Tambrauw, yaitu Pasangan calon Gabriel asem-Mesak Yekman yang didukung oleh Golkar, PDIP, Demokrat, Nasdem, PKB, Gerindra, Hanura dan PKS dengan total jumlah kursi sebanyak 19 kursi (95 persen), hanya tersisa satu kursi milik PAN. Syarat minimal mencalonkan di Tambrauw adalah 4 kursi.

Kabupaten Pati, Pasangan calon H. Haryanto, SH, MM, M.Si-H Saiful Arifin didukung oleh PDIP, Gerindra, PKS, PKB, Demokrat, Golkar, Hanura dan PPP dengan total dukungan sebanyak 46 kursi (92 persen), hanya tersisa 4 kursi yang dimiliki oleh Nasdem. Syarat minimal mencalonkan di Pati adalah 10 kursi.

Kabupaten Landak, pasangan calon dr. Karolin Margret Natasa-Herculanus Heriadi ,SE mendapat dukungan dari PDIP, Demokrat, PKB, Golkar, Hanura, Nasdem, Gerindra dan PAN dengan total kursi sebanyak 32 (91 persen), hanya tersisa 3 kursi milik PPP dan PKPI. Syarat minimal mencalonkan di Landak adalah 7 kursi.

Kota Sorong,Pasangan calon Drs, Ec. Lamberthus Jitmau MM-dr. Hj. Pahima Iskandar memperoleh dukungan dari Golkar, Demokrat, PDIP, PAN, Nasdem, Gerindra, Hanura dan PKB dengan total kursi sebanyak 27 kursi (90 persen). Hanya menyisakan 3 kursi milik PPP dan PBB. Syarat minimal mengajukan pasangan calon di Kota Sorong adalah 6 kursi.

Demikian diungkap oleh Koordinator Nasional (Kornas) JPPR, Masykurudin Hafidz dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, (27/9/2016).

“Dan kemungkinan daerah seperti ini bisa bertambah, seperti Buton, Tebing Tinggi, Kulonprogo,” ujar Masykurudin.@yuanto