Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Penyerapan DBHCHT Pemkab Jombang baru 12 persen dari Rp22,9 miliar
Ilustrasi. (ISTIMEWA)
HEADLINE JATIM RAYA

Penyerapan DBHCHT Pemkab Jombang baru 12 persen dari Rp22,9 miliar 

LENSAINDONESIA.COM : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang belum bisa menyerap seluruh alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebesar Rp22,9 miliar. Hingga akhir bulan September hanya terserap 12 persen dari total dana anggaran DBHCHT tahun ini sebesar Rp22,9 miliar.

Kegagalan dalam menyerap DBHCHT tersebut dikarenakan faktor perubahan peraturan dari Menteri Keuangan Nomor 28 Tahun 2016, tentang penggunaan, pemantauan, dan evaluasi DBHCHT. Sehingga dana yang di alokasikan tersebut tidak terserap dan ada penyesuaian sesuai PMK (peraturan menteri keuangan).

Yulien Utarti, Kabag Perekonomian Pemkab Jombang mengatakan hal ini disebabkan adanya perubahan peraturan dari menteri keuangan tersebut mempengaruhi realisasi kegiatan yang bersumber dari alokasi dana DBHCHT di kabupaten jombang. Yakni, peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 28 Tahun 2016, tentang penggunaan, pemantauan, dan evaluasi DBHCHT.

“Dengan adanya perubahan tersebut sehingga dana DBHCHT terserap baru 12 persen untuk tahun ini. Pasalnya, harus menyesuaikan dengan terbitnya PMK tahun 2016. Jadi, penyerapannya agak terlambat dalam merealisasikan kegiatan yang bersumber dari alokasi dana DBHCHT tersebut,” jelasnya, Selasa (27/09/2016).

Dari data Bagian Perekonomian dapat diketahui pada tahun ini, alokasi DBHCHT untuk Pemkab Jombang sebesar Rp22.924.384.000. Anggaran tersebut teralokasikan untuk program peningkatan kualitas bahan baku sebesar Rp5,8 miliar. Untuk program pembinaan lingkungan Rp17 miliar. Sedangkan untuk kegiatan program sosialisasi ketentuan di bidang cukai sebesar Rp100 juta. Dari total sebesar Rp22. 924.384.000 sampai dengan bulan September hanya terserap sekitar 12 persen yakni sebesar Rp2.865.594.264.

Ditahun 2015 sendiri, DBHCHT Pemkab Jombang yang belum bisa terserap sebesar Rp7 miliar dari dana alokasi DBHCHT 2015 sebesar Rp30 miliar. Penyerapan anggaran alokasi DBHCHT yang belum terserap tersebut, dipengaruhi waktu yang mepet dan gagal lelang.

Sementara pada Perubahan APBD Jombang tahun 2016 ini, sisa dari DBHCHT tahun 2015 sebesar Rp7 miliar tersebut sudah ditambahkan dengan alokasi DBHCHT, sehingga total alokasi DBHCHT Jombang yang belum terserap sebesar Rp27 miliar. Obi