LENSANDONESIA.COM; Institut Pertanian Bogor (IPB) menghadirkan kawasan pengembangan inovasi IPB Science Techno Park di Jalan Taman Kencana No 3 Bogor.

Nantinya, tempat ini menjadi wadah bertemunya para peneliti IPB dan investor di bidang pertanian, pangan dan bio-sains termaju di Indonesia.

Kawasan ini juga menjadi area terpadu yang digunakan untuk pengembangan dan komersialisasi
hasil inovasi produk dan jasa bidang pertanian tropis, pangan, dan bio-sains yang didukung fasilitas dan infrastruktur yang baik serta peraturan yang kondusif.

“Kedepannya, IPB Science Techno Park akan jadi Science Techno Park paling produktif dan terkemuka di bidang pertanian tropis, pangan dan bio-sains di Asia Tenggara,” ungkap Dr Meika Syahbana Rusli, Direktur IPB Science Techno Park kepada LICOM di Bogor, Selasa (27/9/2016).

Ia menjelaskan, kawasan ini berdiri di lahan eks kampus Fakultas Kedokteran Hewan IPB dengan total area seluas 3,46 hektar. Pengembangan tahap pertama dilakukan hingga tahun 2019.

Keberadaan kawasan ini diproyeksikan akan emberikan keuntungan ekonomi berupa peningkatan
nilai tambah produk dan penciptaan lapangan pekerjaan.

Disamping itu, juga memberikan keuntungan sosial berupa tersedianya wahana edutainment bagi masyarakat, serta keuntungan lingkungan berupa menambah lahan hijau dan ruang terbuka serta atmosfer yang baik.

“IPB Science Techno Park ini merupakan tempat untuk melanjUtkan fase penelitian. Sehingga hasil inovasi dapat diimplementasikan sebagai produk yang bisa ditawarkan dan dijual kepada masyarakat,” ujarnya.

“Ratusan hasil penelitian IPB dan inovasinya dapat ditemui di sini,” tambah Dr Meika.

Ia menjelaskan, produk unggulan IPB Science Techno Park diantaranya Benih Padi IPB 35 yang berpotensi menghasilkan 11 ton per hektar, Pepaya Calina yang memiliki buah tebal dan besar dengan biji sedikit.

Lainnya, ada Beras Analog untuk penderita diabetes, Katulac pakan tambahan sapi perah, Mie Jagung, Sormeal sereal berbahan sorgum, Fastrex transporter di lahan perkebunan dan kehutanan, Sasumuzi, Inventpro enzim rekombinan reverse
transcriptase, serta Rapid Test Flu Burung berupa test kit untuk mendeteksi flu burung secara tepat. @rudi