Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Fokus kelola jalur laut, Bakamla RI Workshop bareng AS, Rusia, Jepang
Workshop ini diikuti akademisi dari berbagai universitas di Amerika Serikat, WMU Swedia, Cork University Irlandia, Aberdeen University Scottland, Delft University Belanda, University Sains Islam Malaysia, beberapa universitas dari Rusia, dan perwakilan Coast Guard beberapa negara.
HEADLINE UTAMA

Fokus kelola jalur laut, Bakamla RI Workshop bareng AS, Rusia, Jepang 

LENSAINDONESIA.COM: Workshop dengan tema “Governing Across the Wave: Global Insights for Transboundary Waterways Management in Sensitive and Congested Maritime Spaces” yang diselenggarakan US Coast Guard Academy, bekerjasama dengan Bowdoin College dibuka Rear Admiral James E. Rendon (Superintendent USCG Academy) di Brunswick, Maine, Amerika Serikat.

Workshop yang dilaksanakan di Bowdoin College di kota Brunswick, Maine ini berlangsung 26 – 27 September 2016. Tujuan workshop ini untuk bertukar pandangan secara akademis dan praktis dari beberapa wilayah di dunia terkait pengelolaan jalur laut yang berbatasan dengan negara lain.

Walaupun objek yang dibahas adalah pengelolaan selat Bering dan wilayah Arctic, namun tujuan penyelenggara untuk bertukar pandangan dan pengalaman dari wilayah lain di dunia sangatlah baik karena seluruh peserta dapat mengetahui bagaimana pengelolaan laut yang berbatasan dilakukan diseluruh wilayah di dunia.

Workshop ini diikuti akademisi dari berbagai universitas di Amerika Serikat, akademisi dari WMU Swedia, Cork University Irlandia, Aberdeen University Scottland, Delft University Belanda, University Sains Islam Malaysia, beberapa universitas dari Rusia.

Peserta lainnya, yaitu perwakilan dari Coast Guard beberapa negara; Amerika Serikat, Rusia, Argentina, Chile, Jepang dan Bakamla RI yang mewakili Indonesia.

Pada workshop ini, Direktur Operasi Laut Bakamla RI Laksamana Pertama TNI R. Eko Rahardjo, M.Tr (Han) memaparkan tentang bagaimana Bakamla mensinergikan operasi keamanan laut di Indonesia guna mencapai efektivitas dan efisiensi pelaksanaan operasi keamanan laut.

Selain itu, Kasi Kerjasama Multilateral dan Organisasi Internasional Bakamla RI Hudiansyah Is Nursal, SH, MILIR, memaparkan bagaimana Indonesia dan Malaysia mengelola aktivitas nelayan di wilayah unresolved maritime boundary areas yang diatur dalam MoU Common Guidelines dan bagaimana negara-negara yang memiliki wilayah di Selat Malaka bekerjasama dalam pelaksanaan Patroli Terkoordinasi (Patkor) dalam kerangka Malacca Strait Patrol (MSP) dan Patkor Optima. @licom

Baca Juga:  (Liputan khusus) Saatnya bisnis tata rias online besutan waria menuju Unicorn

Autentikasi :
Kasubbag Humas Bakamla RI, Kapten Mar Mardiono