LENSAINDONESIA.COM: Doni Supriyanto (20) pengangguran asal Desa Jatirejo, Kecamatan Kasreman, Ngawi, diciduk petugas Unit PPA Polres Ngawi karena dilaporkan telah melakukan pencabulan terhadap dua ABG hingga hamil.

Penangkapan dilakukan Unit PPA Polres Ngawi terhadap pemuda bejat itu setelah polisi menerima laporan dari orang tua Mawar (17), pelajar SMK dan Melati (15), pelajar SMP. Akibat pencabulan yang dilakukan pengangguran itu, Mawar kini hamil 7 bulan sedangkan Melati hamil 5 bulan

Dalam pemeriksaan yang dilakukan penyidik Unit PPA Polres Ngawi, tersangka mengaku pencabulan terhadap kedua korban dilakukan di rumahnya saat kondisi sedang sepi. “Memang saya sikat satu persatu, tiap hari bergantian,” terangnya.

Kepada polisi, Doni Supriyanto mengaku yang dilakukannya terhadap kedua korban atas dasar suka sama suka. “Saya janji akan menikahi mereka saat pertama kali melakukan itu,” tambahnya.

Atas pencabulan yang dilakukannya, Doni Supriyanto dijerat pasal 81 Undang-undang perlindungan anak sehingga terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara. @LI-15