LENSAINDONESIA.COM: Pengebom bunuh diri menghantam dua area di ibu kota Irak, Senin (3/10), menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai lebih dari 30 lainnya dalam serangan yang diklaim oleh kelompok ISIS.

Dalam ledakan paling mematikan itu, seorang pengebom meledakkan bom di daerah Amil di Baghdad selatan, menewaskan sedikitnya enam orang dan melukai 16 orang atau lebih menurut para pejabat.

Pengebom lain meledakkan bom di dekat sebuah garasi taksi dan bus dan sebuah tenda penyedia minuman untuk para pejalan kaki sebagai bagian dari ritual keagamaan Syiah, menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai 18 lainnya.

ISIS mengeluarkan pernyataan mengklaim serangan itu, menyatakan bahwa mereka menyasar muslim Syiah.

ISIS menguasai sebagian besar wilayah di bagian utara dan barat Baghdad pada 2014, dan meski ekstremis tersebut sejak saat itu telah kehilangan banyak daerah kekuasaannya, mereka masih mempertahankan kemampuan mereka untuk melancarkan serangan di area yang dikuasai pemerintah.

Pasukan Irak tengah menyiapkan serangan di Mosul, kota di bagian utara yang menjadi daerah terakhir yang dikuasai oleh ISIS di negara itu, demikian menurut warta kantor berita AFP. @ana/licom