Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
IWIC ke 10 makin ekspansi di tingkat global
Kepala BEKRAF, Triawan Munaf (dua dari kiri), President Director & CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli (paling kanan-bawah), Chief Strategy & Experience Officer Indosat Ooredoo, Thomas Chevanne (paling kiri) berfoto bersama dengan pemenang Kategori Spesial Disable, Adrian Naufal R pada Grand Final IWIC 10.Foto-ist
CSR

IWIC ke 10 makin ekspansi di tingkat global 

LENSAINDONESIA.COM: Indosat Ooredoo kembali menggelar Indosat Ooredoo Wireless Innovation Contest ke-10 (IWIC 10) tahun ini. Tak hanya technopreneur muda dari Indonesia, bahkan dari beberapa negara juga terlibat di ajang IWIC 10 yang mulai tahun ini ‘go global’ ke berbagai negara.

Kini, sudah 34 peserta jadi juara di IWIC 10 dari total 3.592 proposal yang diterima, baik ide maupun aplikasi berasal dari Indonesia dan peserta global seperti Jepang dan Myanmar.

“Kami senang dengan hadirnya generasi muda dari luar negeri, yang otomatis memberikan kesempatan para developer muda terbaik Indonesia bersaing dengan para developer global. Kami berharap hal ini akan meningkatkan daya saing talenta lokal agar bersaing di tingkat global. Ini merupakan kesempatan bagi generasi muda menunjukkan kemampuan di pentas global, sekaligus menciptakan aplikasi berkualitas untuk bangsa dan masyarakat Indonesia,” ujar President Director & CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli dalam keterangan pers yang diterima Lensaindonesia.com, Rabu (02/11/2016).

Di rangkaian Grand Final IWIC-10, lanjut Alex, para finalis mengikuti Developer Conference, sebuah diskusi panel yang diikuti para pelajar dan developer dengan topik bahasan menarik terkait dunia digital dengan para ahli sebagai narasumber. Selain itu, finalis juga berkesempatan mempresentasikan karyanya di depan para investor melalui sesi Smart Pitching yang bertujuan sebagai ajang penggalangan dana untuk pengembangan ide-ide serta karya yang sudah diciptakan.

“Indosat Ooredoo berharap IWIC akan terus berkembang demi mewujudkan program pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai pemain Ekonomi Digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020. Kami yakin IWIC akan mampu menjadi salah satu langkah awal bagi generasi muda dalam pengembangan ide-ide terkait dunia digital agar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” Alex.

Baca Juga:  Intoleransi sama dengan menolak hak-hak dasar yang dijamin oleh konstitusi

Mulai April 2016 lalu, jumlah proposal meningkat dari tahun sebelumnya. Tahun lalu IWIC menerima 3.173 proposal, 1.738 proposal pada 2014, dan 667 proposal di tahun 2013. Adapun total proposal ide yang diterima IWIC selama 10 tahun mencapai 10.703.

Segmen wanita jadi salahs satu pilar CSR Indosat Ooredoo

IWIC juga menyajikan konten kompetisi spesial, diantaranya menghadirkan kategori spesial untuk wanita. Jumlah proposal ide dan aplikasi di kategori spesial Woman & Girls meningkat dari tahun lalu.

“Salah satu pilar dari program-program CSR kami adalah mampu meningkatkan jumlah wanita yang terhubung dengan internet. Tahun ini, kami mendapatkan peningkatan angka peserta wanita yang cukup signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya, ini merupakan indikasi bahwa wanita juga mampu berperan dalam pengembangan dunia digital,” tambah Alex.

IWIC merupakan program corporate social responsibility (CSR) Indosat Ooredoo pilar edukasi dan inovasi, gelaran yang ke-10 ini membawa kompetisi ke pentas global yang melibatkan para generasi muda Indonesia berkompetisi dengan developer di tingkat global dengan tema #changetheworld.@Rel-Licom