Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Laba bersih Citilink capai Rp 129,48 miliar
Dari sisi frekuensi penerbangan Citilink, telah mencatat kenaikan sebesar 21,5 persen dari 17.113 penerbangan hingga menjadi 20.791 penerbangan.foto,ilust-ist
Bisnis

Laba bersih Citilink capai Rp 129,48 miliar 

LENSAINDONESIA.COM: Laba bersih maskapai penerbangan Citilink mengalami penaingkatan 125 persen dibanding periode yang sama di tahun 2015. Hal ini diperkuat pada catatan kuartal III tahun 2016 telah meraup sebesar 9,96 juta dollar AS atau setara dengan Rp129,48 miliar.

Albert Burhan, Presiden & CEO Citilink Indonesia mengatakan, peningktan tersebut dihasilkan dari beberapa inovasi dan strategi yang cukup konsisten, mulai dari operasional, komersial, pelayanan, informasi dan teknologi, dan sirkulasi pengeluaran (cost control).

“Citilink kali ini mencatat kinerja maksimal di periode kuartal III tahun ini, bahkan Citilink membuktikan peningkatan performa lebih baik hingga mencapai kenaikan 125 persen,” ujar Albert dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (04/11/2016).

Tak hanya itu, lanjut Albert, Citilink juga berhasil meraup laba operasional hingga 16,03 juta dollar AS atau sebesar Rp 208,39 miliar. lalu di kuartal III tahun 2016, pendapatan Citilink meningkat 20,1 persen dari Rp 1,6 triliun menjadi Rp 2,03 triliun.

“Dari jumlah penumpang yang berhasil diterbangkan oleh Citilink di sepanjang kuartal III 2016 sudha mencapai 3,06 juta penumpang. Dan meningkat 21,4 persen dibandingkan periode sama tahun 2015 sebanyak 2,52 juta penumpang,” tandas Albert.

Albert menambahkan, dari sisi frekuensi penerbangan Citilink, telah mencatat kenaikan sebesar 21,5 persen dari 17.113 penerbangan hingga menjadi 20.791 penerbangan.
Untuk kapasitas isi kursi (Seat Load Factor/SLF), penerbangan Citilink di kuartal III tahun 2016 mencapai 82,3 persen. Kemudian untuk penghasilan dari kargo Citilink juga meningkat 51,2 persen dari Rp 56,1 miliar menjadi Rp 83,5 miliar. Giliran penghasilan dari excess baggage dan lainnya melonjak 28,8 persen dari Rp 43,06 miliar menjadi Rp 54,8 miliar.

“Pendapatan yang cukup positif dari kargo merupakan hasil dari intensifikasi kerja sama serta konsistensi oleh unit kargo Citilink dengan agen-agen kargo secara nasional,” pungkas Albert.@Rel,kom

Baca Juga:  Era 4.0 tak jadi kendala bagi pelaku desain interior, ini alasannya!