Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Besok pagi ada Parade Surabaya Juang, ini rutenya
Parade Surabaya tahun lalu. (ISTIMEWA)
HEADLINE JATIM RAYA

Besok pagi ada Parade Surabaya Juang, ini rutenya 

LENSAINDONESIA.COM: Jelang Hari Pahlawan, Pemkot Surabaya kembali menggelar Parade Surabaya Juang. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya telah menyiapkan pengalihan arus lalu lintas selama rangkaian parade ini.

Parade ini akan dimulai besok Minggu (6/11/2016) pukul 08.00 WIB. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad menjelaskan telah menyiapkan beberapa skenario penutupan sekaligus buka tutup jalan sebagai upaya pengalihan arus lalu lintas.

“Kami mengimbau pengguna jalan agar menghindari kawasan sekitar lokasi kegiatan untuk menghindari kepadatan,” imbuh Irvan.

Parade akan diikuti sekitar 6000 peserta, dan mengandeng sekitar 300 komunitas dari seluruh Indonesia. Parade akan diawali dengan teatrikal pertempuran 10 November 1945 di Viaduk Kereta Api Jl. Pahlawan Surabaya. Kemudian dilanjut dengan teatrikal perang Madun di Gedung Siola, serta teatrikal perang Benteng Kedung Cowek.

Akan ada enam titik rekonstruksi perang oleh komunitas Roode Brug Soerabaia, bersama renaktor (pereka ulang sejarah) dari seluruh Indonesia, yakni perang di depan Gedung Siola, depan Gedung Negara Grahadi, depan Monumen Bambu Runcing, Jalan Polisi Istimewa, depan gedung SMAK Santa Maria, dan terakhir atraksi perang di depan Taman Bungkul.

Para peserta akan menempuh rute Jalan Pahlawan – Jalan Kramat Gantung – Siola – Jalan Tunjungan – Jalan Gubernur Suryo – Jalan Panglima Sudirman – Jalan Urip Sumoharjo – Jalan Raya Darmo belok kiri – Berhenti di Monumen Polri (Jl. Polisi Istimewa) – Sekolah Santa Maria Jalan Darmo – berhenti di Taman Bungkul.

Selama pelaksanaan kegiatan beberapa ruas akan diberlakukan sistem buka tutup diantaranya perempatan Jalan Pasar Besar – Jalan Pahlawan, persimpangan Jalan Bubutan Jalan Kebon Rojo Bank BI sisi barat – persimpangan Jalan Bubutan – Jalan Tembaan (Stella Marris).

Baca Juga:  Perintahkan Dirut Pertamina dan Ahok secepatnya bangun kilang minyak, Jokowi: 32 tahun enggak bisa, kebangetan!

Sedangkan dari arah Jalan Basuki Rahmat yang mengarah ke Jalan Gubernur Suryo, petugas akan menutup total termasuk Jalan Simpang Dukuh yang mengarah ke Gubernur Suryo maupun Jalan Pemuda yang menuju ke Jalan Yos Sudarso.

Irvan menambahkan, untuk Simpang Jalan Genteng kali – Jalan pahlawan – Jalan Praban akan diberlakukan sistem buka tutup dengan melihat melihat kondisi lalu lintas.

Sementara itu, untuk ruas Jalan Panglima Sudirman dibuka satu jalur untuk lalu lintas normal. Untuk warga yang biasanya melintas melalui Simpang Dukuh, arus akan diarahkan melalui Jalan Genteng Kali – Jalan Undaan Kulon – Jalan Ngemplak.

“Simpang Jalan Pandegiling – Jalan Urip Sumoharjo akan diberlakukan sistem buka tutup melihat kondisi lalu lintas. Itu juga akan kami terapkan pada simpang jalan Polisi Istimewa – Jalan Urip Sumoharjo – Jalan Raya Darmo,” imbuh pejabat kelahiran Kediri ini.

Seperti sebelumnya, setelah parade melintas, ruas jalan akan dibuka dan sampah yang dihasilkan selama parade berlangsung saat itu juga akan dibersihkan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Irvan juga mengimbau, kepada pengunjung yang ingin menyaksikan parade diharapkan menggunakan kendaraan umum dan tidak menggunakan kendaraan pribadi.

“Ini sebagai langkah antisipasi menumpuknya kendaraan warga yang parkir di sekitar jalur berlangsungnya parade, sehingga nantinya dapat menyebabkan kemacetan,” pungkas pria yang juga menjabat sebagai Kabid Rekayasa Lalu Lintas ini.@wan