Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
21 persen penjualan HokBen disumbang mobile apps
HokBen kini tak sekedar mengandalkan penjualan konvensional, sebab saat ini transaksi penjualan sudah menggunakna aplikasi smartphone melalui HokBen Apps. Foto-Eld
Bisnis

21 persen penjualan HokBen disumbang mobile apps 

LENSAINDONESIA.COM: HokBen restoran di akhir tahun ini menggelar program CSR (Corporate Social Responsibility) melalui penjualan paket Kalender dan Buku Agenda 2017 kepada pelanggannya. Program ini digelar serentak di seluruh store HokBen se Jawa-Bali mulai 28 Oktober hingga 31 Desember 2016.

Irma Wulansari, Communcication Dept Head MarComm division HokBen mengatakan, dari penjualan Kalender (Rp 15.000) dan Buku Agenda 2017 (Rp20.000) tersebut akan disalurkan untuk bantuan pendidikan dan sosial untuk masyarakat yang membutuhkan.

“Kegiatan CSR kali ini memang mengusung tema Japanese Lucky Symbol dengan harapan selalu memperoleh keberuntungan dalam bisnis HokBen tentunya. Untuk program penjualan kalender dan agenda ini kami menargetkan di angka penjualan hingga Rp 1.075.000 lebih kendati estimasinya mencapai Rp 2 milyar. Untuk itu, kami memproduksi kalendaer dan agenda tersebut sebanyak 80 ribu unit untuk seluruh store HokBen se Jawa-Bali,” tandas Irma kepada Lensaindonesia.com usai gelaran Press Conference di HokBen Jl. Polisi Istimewa-Surabaya, Selasa (08/11/2016).

Irma menambahkan, untuk porsi alokasi beasiswa dari penjualan kalender dan agenda tersebut mamang porsinya lebih dominan di Jakarta. Sebab di Jakarta store HokBen lebih banyak dibanding kota-kota lain.

Di sisi bisnis, HokBen baru saja mengoptimalisasi transaksi penjualannya melalui HokBen Apps. Dengan aplikasi HokBen Apps tersebut para pelanggan bisa memesan makanan melalui aplikasi mobile melalui smartphone berbasis Android maupun iOS.

“Keberadaan aplikasi HokBen Apps sangat membantu sekali bagi transaksi bisnis kami. Bahkan, dari HokBen Apps telah berkontribusi sekitar 21 persen di bulan Agustus lalu. Untuk penggunaan jasa delivery telah berkontribusi sekitar 15 persen dan sisanya dari jasa GoJek dan penjualan konvensional,” tandas Irma.

HokBen kini makin mengoptimalkan 4 lini untuk percepatan bisnisnya, diantaranya melalui pemberdayaan informasi lewat website, HokBen Apps, GoJek dan jasa delivery internal. Terkait komposisi produk, HokBen memberlakukan 50-50 persen produknya mengusung kandungan lokal dan non lokal.

Baca Juga:  Rasa Ideologi Pancasila, Presiden Jokowi contohkan KIS, KIP hingga BBM satu harga dan Infrastruktur

“Dari perkembangan bisnis yang ada, HokBen berencana ekpansi dengan membuka 3 hingga 7 store di Jawa-Bali ini. Diantaranya tertuju pada Jakarta, Bandung, Surabaya, dan kota Malang,” pungkas Irma.@Eld-Licom