Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Hari ini Ahmad Dhani laporkan balik Projo dan LRJ ke Polda Metro Jaya
Ahmad Dhani didampingi kuasa hukumnya, Ramdan Alamsyah, saat konferensi pers di kediamannya, Pinang Mas VII, Nomor 4, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (07/11). Dhani akan melapor balik Projo, LRJ dan Indra Tan yang telah melaporkannya ke Bareskrim Mabes Polri atas dugaan penghinaan terhadap Kepala Negara. Foto: Harian Terbit
HEADLINE DEMOKRASI

Hari ini Ahmad Dhani laporkan balik Projo dan LRJ ke Polda Metro Jaya 

LENSAINDONESIA.COM: Musisi Ahmad Dhani yang juga calon Wakil Bupati Kabupaten Bekasi, Ahmad Dhani hari ini akan melaporkan balik Laskar Rakyat Jokowi (LRJ)  relawan Pro Jokowi (Projo) ke Polda Metro Jaya.

Dhani merasa dirugikan oleh laporan Projo dan LRJ atas dugaan penghinaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri Senin kemarin.

Kuasa hukum Ahmad Dhani Ramdhan Alamsyah mengatakan, pihaknya akan segera melaporkan Projo dan LRJ lantaran merasa telah difitnah.

“Insya Allah besok (08/11/2016) akan kita laporkan kembali fitnah yang diduga dilakukan pelapor (Projo dan LRJ) terkait laporan palsu ke Polda Metro Jaya,” kata Ramdhan mendampingi Ahmad Dhani saat konferensi pers di Pinang Mas VII, Nomor 4, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (07/11/2016) kemarin.

Selain terhadap LRJ dan Projo, pentolan grup band Dewa 19 tersebut juga juga akan melaporkan seorang netizen bernama Indra Tan yang telah ikut menyebarkan kabar fitnah melalui akun media sosial Facebook.

“Kemudian (melaporkan) saudara Indra Tan yang jelas-jelas sudah mengatakan Ahmad Dhani, di sini memfitnah, ‘presiden Jokowi an**ng, presiden Jokowi b*bi. Kita menghargai Presiden,” kata Ramdhan.

Menurutnya,  Indra Tan nantinya akan dilaporkan atas Pasal 27 Ayat 1 jo Pasal 45 UU ITE. Ia menilai apa yang disebarkan Indra Tan lewat media sosialnya telah menyebarkan informasi paslu dan memotong orasi Ahmad Dhani pada aksi 4 November kemarin.

“Kalau tanpa dipotong video itu jelas dikatakan ‘itu tidak boleh’. Kenapa dipotong kata-kata itu? Seolah-olah Ahmad Dhani ingin mengatan presiden an**ng, presiden b*bi. Ini yang kemudian menjadi viral,” tandasnya.

Sementara itu, Ahmad Dhani menyebut, Projo sebagai pihak yang perlu belajar hukum terlebih dahulu.

Baca Juga:  Strategi Vinsensius Awey daftar Cawali Surabaya di tiga parpol

“Projo harus belajar hukum lebih banyak dulu,” katanya.

Projo dinilainya juga menggunakan video editan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan sebagai bukti bahwa Dhani menghina Jokowi. Apalagi, Projo juga tak melihat langsung orasi Dhani pada demonstrasi besar-besaran 4 November lalu. “Ya Projo enggak ada di sana,” kata Dhani santai.

Ahmad Dhani yang didampingi pengacaranya Ramdhan Alamsyah mengatakan, seharusnya Projo berterima kasih ke pihaknya karena berhasil meredam emosi massa, paling tidak sampai kerusuhan meletus di Jalan Medan Merdeka Barat itu.

“Seharusnya berterima kasih itu teman-teman Projo, karena dengan adanya seperti itu meredam semua. Dan setelah itu bisa dilihat tidak ada lagi yang bergejolak. Setelah Isya baru bergejolak,” kata Ramdhan.

“Kita menanyakan legal standing. Sesuai keputusan MK (Mahkmah Konsitusi), itu delik aduan. Yang menjadi hak yang merasa dirugikan adalah presiden. Kenapa laporan bisa diterima?” kata Ramdhan.

Ramdhan juga mempertanyakan bukti yang diajukan oleh Projo dan LRJ. Dia menyebut video yang dijadikan bukti sudah dipotong. “Ada yang dipenggal dan mengubah makna dari video asli,” ujarnya.@LI-13