LENSAINDONESIA.COM: Berakhir sudah karir Bripka Simon Mardiono sebagai polisi. Anggota Polsek Lakarsantri itu dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), terhitung mulai Senin (07/11/2016).

Bripka Simon Mardiono dipecat karena sudah lama tidak masuk dinas tanpa memberitahu kepada atasannya. Simon divonis PTDH berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kapolda Jatim nomor : Kep/717/XI/2016.

Keputusan itu dikeluarkan berdasarkan rekomendasi hasil sidang KKEP (Komisi Kode Etik Profesi) yang dipimpin Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Denny Nasution, (26/11/2015) silam. Dalam sidangnya, telah memutuskan Bripka Simon Mardiono direkomendasikan ke Kapolda Jatim untuk dihukum PTDH.

Upacara yang dipimpin Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Iman Sumantri dilakukan In Absentia, lantaran Bripka Simon Mardiono hingga saat ini tidak diketahui keberadaannya.

Kombes Pol Iman Sumantri mengaku prihatin adanya tindakan tidak disiplin Bripka Simon Mardiono. “Cukup Bripka Simon yang dijatuhi sanksi tegas. Ini sebagai pembelajaran bagi seluruh anggota yang masih berdinas di Polrestabes Surabaya,” terangnya, Senin (7/11/2016).

Lebih lanjut, Kapolrestabes Iman Sumantri berpesan agar semua anggota Polri supaya senantiasa mawas diri dan selalu menjaga nama baik institusi. Caranya, melalui keberhasilan dalam setiap melaksanakan tugas. Menurutnya, para Kabag dan Kasat juga sebagai atasan juga harus sering-sering mengontrol anggotanya lalu mengingatkan bila menemukan pelanggaran disiplin maupun pidana. “Jangankan pelanggaran disiplin atau pidana, kita sebagai polisi juga bisa saja terjerat dalam kasus perdata jika dilaporkan masyarakat,” tutupnya. @nanda