Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Tjahjo Kumolo berharap Jokowi laporkan Ahmad Dhani ke polisi
Menteri Dalam Negeri, Tajahjo Kumolo. Foto; Kompas
HEADLINE DEMOKRASI

Tjahjo Kumolo berharap Jokowi laporkan Ahmad Dhani ke polisi 

LENSAINDONESIA.COM: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo berharap agar presiden Joko Widodo (Jokowi) melaporkan musisi yang juga calon Wakil Bupati Bekasi Ahmad Dhani ke polisi terkait dugaan penghinaan dan pelecehan terhadap presiden.

Tjahjo menginginkan Jokowi sendiri yang melapor ke polisi sebab dalam aturan laporan pidana tersebut tidak bisa diwakilkan orang lain.

“Nah ini aturannya, kalau saya dihina saya melaporkan, tidak bisa staf saya melaporkan, ya sudah saya ikut. Kami juga minta Bapak Pesiden mau datang ke kepolisian, sebagai Presiden itu lambang negara,” ucap Tjahjo di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Kamis (10/11/2016).

Tjahjo mengatakan, siapapun bisa mengkritik Presiden. Bisa dilakukan tertulis atau bertemu langsung. Apalagi, kata Tjahjo, Jokowi terbuka dengan semua kritikan.

“Tapi sampaikan dengan etika yang baik. Mengatakan anjing, babi, itu kan tidak etis. Enggak usah Presidenlah, kita saja dikatakan anjing pasti juga akan marah. Pak Jokowi sebagai warga negara dia juga punya hak,” jelas Tjahjo.

Dia meminta masyarakat di era demokrasi ini tetap dan harus menunjukkan penghormatan kepada semua lambang negara. Jika pun tidak terima, maka bisa lewat cara lain, yang lebih baik.

“Bisa sampaikan lewat tulisan, pers, itu kan boleh. Tapi mengata-ngatain, menghina harkat dan martabat, itu tentu marah,” pungkas Tjahjo.

Diketahui, kasus penghinaan terhadap presiden oleh Ahmad Dhani ini terjadi saat Demo 411 lalu. Dalam video yang beredar Dhani menyebut presiden An**ng, Presiden B**i.@LI-13

Baca Juga:  Masyarakat Surabaya boleh minta bibit pohon Tabebuya gratis di DKRTH