Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Polres Jombang selidiki insiden santri keracunan asap fogging
Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto saat menjenguk korban keracunan asap fogging di RSUD Jombang. (LICOM/Muhammad Ibnu Alfarobi)
NEWS

Polres Jombang selidiki insiden santri keracunan asap fogging 

LENSAINDONESIA.COM : Polres Jombang telah memnita keterangan saksi dan kandungan obat fogging yang menyebabkan 31 santri Ribath (asrama) Al Ikhlas PPBU (Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas Jombang keracunan.

Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto mengatakan pihaknya masih melakukan penelitian terkait bahan dan obat untuk fogging, serta memeriksa sejumlah orang terkait keracunan massal ini, di antaranya petugas foging dan pemerintah desa (Pemdes) Tambakrejo, dan korban.

“Penyebab keracunan masih dilakukan penelitian dengan Dinas Kesehatan, sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan laboratoris Dinkes setempat. Hasil sementara konsentratnya didapat di lapangan, untuk proses fogging tersebut bukan yang disesuaikan oleh ketentuan atau yang dirujuk oleh dinas kesehatan,” ungkap Kapolres usai melihat santri di RSUD Jombang, Senin (21/11/2016).

AKBP Agung juga mengungkap obat yang digunakan bukan diperunttukan untuk fogging, dimana untuk fogging tersebut ada merk tertentu yang digunakan dengan konsentrat tertentu. Dengan demikian tidak membahayakan bagi manusia namun mematikan bagi serangga. “Jadi, tidak boleh digunakan selain dengan ketentuan yang sudah ditentukan,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran mengatakan sebanyak 27 pasien masih mendapatkan perawatan dengan diberikan tambahan cairan infus dan juga oksigen sesuai dengan hasil observasi perawatan di ruangan, serta akan diberikan anti biotik kalau itu diperlukan.

“Akan terus dilakukan evaluasi dan observasi terhadap para pasien tersebut,” pungkasnya.

Diketahui berita sebelumnya, para santri ribath Al Ikhlas Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang tersebut mengalami pusing, sesak napas, dan mual mual mual, gejala yang diakibatkan oleh asap fogging. Sedikitnya ada 31 santri yang mendapat perawatan di rumah sakit yakni di RSUD Jombang sebanyak 27 pasien dan RS Pelengkap sebanyak empat pasien. @Obi

Baca Juga:  Pakai seragam kolonel TNI AL, pecatan Dishubla tipu pengusaha sound sistem