Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Helikopter TNI AD Bell 412 ditemukan di Nunukan, satu orang selamat
Heli Bell 412 EP registrasi penerbangan HA-5516 dalam foto tanggal 23 Agustus 2016. Foto: tribune
HEADLINE UTAMA

Helikopter TNI AD Bell 412 ditemukan di Nunukan, satu orang selamat 

LENSAINDONESIA.COM: Helikopter jenis Bell 412 WP-AH milik TNI AD yang hilang kontak di Tarakan berhasil ditemukan, Minggu (27/11/2016).

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigadir Jenderal TNI Muhamad Sabrar Fadhillah mengatakan, helikopter dan korban ditemukan di pegunungan dekat Desa Long Bawan, Krayan, Nunukan, Kalimantan Utara pada pukul 14.22 WITA oleh Tim SAR gabungan.

Tim SAR juga berhasil menyelamatkan satu korban, yakni Pilot Lettu Cpn Abdi Darnain.

“Helikopter Bell 412 EP nomer registrasi AA516 milik TNI AD telah berhasil ditemukan di daerah pegunungan wilayah Malinau, Kalimantan Utara pada 27 November 2016 pukul 14.22 WITA,” kata Fadhillah, dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (27/11/2016).

Fadhillah menjelaskan, helikopter yang bertugas untuk mengangkut logistik operasi pengamanan di wilayah perbatasan negara itu ditemukan oleh dua personel tim SAR dari markas TNI AU. Mereka berhasil turun ke TKP dan melihat fisik badan helikopter yang jatuh.

“Pada akhirnya pada pukul 14.22 WITA dua personil SAE dari markas TNI AU berhasil turun di TKP dan melihat fisik badan helikopter yang jatuh sekaligus menemukan dan menyelamatkan satu orang yang selamat atas nama Lettu Cpn Abdi Darnain dalam kondisi terluka,” ungkap dia

Lettu Cpn Abdi Darnain langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Tarakan. Sementara, lanjut Fadhillah korban lainnya masih dalam pencarian.

Pencarian pada korban lain sulit lantaran kondisi cuaca yang selalu berubah. “Sedangkan korban lainnya masih dalam proses pencarian,” pungkas dia.

Helikopter jenis Bell 412 EP hilang kontak saat terbang dari Tarakan menuju Long Bawan, Kalimantan Utara. Kapal mengangkut satu pilot dan empat kru.

Kepala Basarnas Kaltim Kaltara Mujiyono mengatakan helikopter lepas landas sekira pukul 10.54 WITA, Kamis 24 November. Seharusnya helikopter milik TNI Angkatan Darat itu mendarat di Long Bawan sekira pukul 11.55 WITA.

Baca Juga:  FTF Returnees jadi pembicaraan Kepala BNPT saat bertemu Perwakilan Tetap RI PBB di Jenewa

Sebelumnya, helikopter yang hilang kontak tersebut dikabarkan meledak di wilayah Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.@LI-13