Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Kalah Praperadilan kasus Mobile-8, DPR RI minta Kejagung introspeksi
Anggota komisi III DPR RI Adies Kadir. Foto: twitter
HEADLINE UTAMA

Kalah Praperadilan kasus Mobile-8, DPR RI minta Kejagung introspeksi 

LENSAINDONESI.COM: Anggota Komisi III DPR RI Adies Kadir meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk introspeksi diri pasca-putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan gugatan praperadilan kasus yang diajukan tersangka restitusi pajak Mobile 8 Telecom dengan PT Djaja Nusantara Komunikasi Anthony Chandra Kertawairia.

“Kejaksaan Agung mesti introspeksi diri ya, kenapa ini bisa terjadi,” ujar Adies di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/11).

Adies melanjutkan, beberapa bulan lalu, Kejagung menantang pihak berperkara untuk mengajukan gugatan praperadilan. Hal itu pun secara tegas disampaikan pada rapat kerja penegakan hukum di Komisi III DPR.

‎”Nah ini ternyata kan diambil langkah praperadilan oleh pihak Mobile 8, dan ternyata dikabulkan praperadilannya,” ungkapnya.

Adies mengatakan, kalah di praperadilan memang belum menghentikan kasus Mobile 8. Sebab, Kejagung masih bisa mengajukan bukti baru dalam pengusutan kasus itu. Namun, jika memang Kejagung memiliki novum tersebut.

“Ini lah tantangan bagi Kejagung agar bekerja profesional,” jelas Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar ini.

Bila Korps Adhyaksa itu tidak memiliki bukti baru, Adies menyarankan agar Kejagung menerima keputusan PN Jaksel tersebut.

“Kalau punya bukti ajukan lagi penyidikan itu dari awal, tapi juga jangan mencari-cari. Kalau memang tidak ada, ya katakan tidak. Kalau memang ada, tunjukkan profesionalnya,” pungkas mantan Ketua DPD II Partai Golkar Kota Surabaya ini.@dg

Baca Juga:  Ratusan orang kampanye calon wali kota pilihan Risma di acara Car Free Day