Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Ingin daerahnya maju, Bupati Ngada ajak para kepala SKPD-nya ke Surabaya
Wali Kota Surabaya diapit Bupati Ngada Marianus Sae (kiri) dan Wakil Bupati Ngada Paulus Soliwoa. Bupati dan Wakil Bupati Ngada datang ke Surabaya untuk menandatangani sejumlah kerjasama. Foto: Iwan-lensainesia.com
HEADLINE JATIM RAYA

Ingin daerahnya maju, Bupati Ngada ajak para kepala SKPD-nya ke Surabaya 

LENSAINDONESIA.COM: Pemerintah Kota Surabaya membuka pintu kerja sama dengan Pemerintah Pemintak Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kerjasama antar Pemda ini ditandatangani Bupati Ngada Marianus Sae beserta Wakil Bupati Paulus Soliwoa yang datang ke Balai Kota Surabaya bersama dengan sejumlah kepala SKPD-nya, Kamis (08/12/2016).

Marianus Sae menyampaikan, pihaknya sengaja datangan bersama jajaran Pemkab Ngada untuk melihat langsung keberhasilan Pemkot Surabaya di berbagai aspek. Harapannya, Pemkab Ngada bisa mereplikasi berbagai hal bagus yang ada di Surabaya.

“Kami mendengar banyak kemajuan di Surabaya sehingga kami berkeinginan mencontohnya untuk diterapkan di Ngada. Semoga kerja sama ini bisa berdampak langsung pada kemajuan masyarakat di Ngada,” jelas Marianus.

Menurutnya, ada beberapa bidang yang dikerjasamakan dalam perjanjian Pemkot Surabaya dan Pemkab Ngada. Diantaranya perjanjian kerja sama tentang tata kelola pemerintahan, tentang kepegawaian, bina program, penanaman modal, perdagangan, pengelolaan kebersihan dan juga pertanian. Khusus untuk bidang pertanian, Marianus menyebutnya sebagai salah satu primadona di Ngada.

Ia mengatakan, ada beberapa produk hasil pertanian yang menjadi unggulan Ngada. Dantaranya kakau, kopi dan cengkeh. Ke depan, dia berharap Pemkab Ngada bisa lebih meningkatkan hasil pertanian.

“Untuk pertanian, selama ini kami hanya mengembangkan ekstensifikasi. Ke depan kami ingin belajar dari Surabaya perihal intensifikasi pertanian,” sambung Marianus.

Ngada merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Luasan wilayahnya mencapai 1874 kilometer persegi yang terbagi dalam 12 kecamatan. Adapun populasi penduduk nya mencapai 164 ribu jiwa.

“Pada 2013 lalu, kami sudah terentaskan dari daerah tertinggal. Kini kami mengedepankan program membangun dari desa,” ujar Marianus.

Dengan adanya kerja sama ini, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini meminta para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkot Surabaya untuk siap membantu jajaran SKPD Pemkab bila ada pertanyaan terkait bidang yang dikerja samakan tersebut.

Baca Juga:  Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Imron dikabarkan meninggal dunia

“Saya minta kepala SKPD untuk bertukar nomor ponsel. Jadi bila ada pertanyaan, ndak harus ke Surabaya, cukup telpon saja. Kami senang bisa membantu. Kalau ilmu kita bagikan, maka ilmu kita akan bertambah,” kata Risma.@wan