Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
League Grip The Road Bali diikuti sejumlah pelari mancanegara
League Grip The Road Bali 2016. Foto: logo
BALI / NTB / NTT / PAPUA

League Grip The Road Bali diikuti sejumlah pelari mancanegara 

LENSAINDONESIA.COM: Hari Sabtu, 10 Desember 2016 bakal digelar event lari internasional diberi tajuk League Grip The Road Bali 2016 yang diadakan 11 Desember 2016.

Peserta yang datang dari berbagai daerah di pelosok Bali, dari luar Bali hingga mancanegara mulai berdatangan ke lokasi pengambilan Race Pack yang dibuka hingga Sabtu, 10 Desember 2016.

Peserta mancanegara yang ikut serta antara lain datang dari Australia, Kanada, Denmark, Prancis, Jerman, Hongaria, Jepang, Kenya, Polandia, Rusia, Spanyol, dan Inggris.

“Kehadiran peserta luar negeri ini menjadi bukti bahwa League Grip The Road adalah salah satu running event terbaik yang menjadi ikon Indonesia”, ujar Prajna Murdaya selaku Managing Director PT Berca Sportindo selaku pemegang prinsipal Brand League dalam pernyataan pers diterima LICOM di Jakarta, Jumat (9/12/2016).

Menurut Prajna, gelaran kompetisi lari ini membuktikan bahwa League salah satu sportswear brand global yang diakui eksistensi dan prestasinya di dunia sports.

“Kami ingin League Grip The Road juga menjadi ikon wisata yang makin lebih banyak lagi mendatangkan peserta dari luar negeri,” tutur Prajna.

Selama pengambilan Race Pack ini, panitia penyelenggara menyediakan di dalamnya sudah termasuk League Quick Dry Race Tee.

Sebagai bentuk kemudahan dan kenyamanan untuk para peserta #GTR2016Bali, panitia penyelenggara League juga menyediakan fasilitas transportasi berupa shuttle bus.
Terdapat 4 titik penjemputan dengan jadwal yang sudah diatur. Hal ini untuk memastikan peserta lomba dapat mencapai area start tepat waktu dan dapat mempersiapkan diri sebelum berlomba.

Event ini lari dikemas dalam sajian ‘Challenging Track’ dengan pagar alam menawan Perbukitan Baturiti Pulau Dewata.@Rudi

Baca Juga:  Istana minta fokus daya saing, agenda riset tumpang tindih di kementerian harus diakhiri