LENSAINDONESIA.COM: AA (12) pelajar yang masih duduk di bangku sekolah Dasas (SD), Kamis (16/12/2016) harus duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Surabaya. Dia menjalani sidang perdana sebagai terdakwa dalam kasus pencabulan.

Dirinya didakwa telah melakukan pencabulan terhada 4 bocah yang masih tetangganya. Dalam persidangan terungkap, bahwa AA sering melihat video porno dari ponselnya hingga ingin melampiaskan keinginannya.

Namun, dari 4 korban yang dicabuli oleh AA, tersapat dua perempuan dan dua laki-laki, dimana dua perempuan tersebut dicabuli hingga mengalami luka robek dibagian kemaluannya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Siska dari Kejari Tanjung Perak Surabaya usai sidang yang digelar tertutup ini menyatakan jika AA mencabuli empat bocah, dua perempuan dan dua laki-laki. “Yang perempuan dicabuli hingga robek alat kelaminnya, yang laki-laki dikulum kemaluannya,” ujar Siska.

Menurut Siska, sidang yang mengagendakan keterangan saksi dan dilanjutkan pemeriksaan terdakwa ini terungkap AA melakukan perbuatannya karena pengaruh lingkungan. Orangtua yang kurang mengawasi terdakwa.

“Terdakwa selama ini tinggal dengan neneknya karena adanya ketidakcocokan antara orangtua dan neneknya, terdakwa sering melihat HP yang ada film pornonya. Selain itu neneknya juga tidak memberikan contoh yang baik karena membawa laki-laki muda ke rumahnya,” ujar Siska.

Sidang yang dipimpin hakim Anne R ini dilanjutkan pekan depan dengan agenda tuntutan.@rofik