LENSAINDONESIA.COM: Sidang lanjutan terhadap Trisusilowati Yusuf alias Chinchin, mantan Dirut Empire Palace, Senin (19/12/2016) besok, dijadwalkan agenda eksepsi (pembelaan) dan upaya penangguhan penahanan.

Hal itu diungkapkan kuasa hukum Chinchin, Nizar Fikkri, saat dihubungi melalui Ponselnya, Minggu (18/12/2016). Menurutnya, saat ini pihaknya telah mempersiapkan eksepsi kliennya untuk meyakinkan majelis Hakim. “Kami sudah siapkan materi pembelaan untuk besok. Selain itu tim kuasa hukum juga akan mengajukan kembali pemangguhan penahanan,” ujarnya.

Penangguhan penahanan tersebut terkait sakitnya anak ketiga Chinchin, Laurence, yang sempat dirawat di RS Darmo. “Sekarang (Laurence) sudah keluar, tinggal pemulihan,” tambahnya.

Sementara Teguh Suharto Utomo kuasa Hukum Gunawan Angka Widjaya menjelaskan, eksepsi merupakan hak dari semua orang, namun dirinya berharap majelis hakim lebih jeli. “Kami harap hakim dapat melihat dengan bijaksana dan perlu diketahui ini sudah masuk dalam pokok perkara,” tegasnya.

Disinggung upaya penangguhan penahanan karena anaknya yang sakit, Teguh menegaskan bahwa dirinya dan Kliennya (Gunawan) pada kamis (15/12/2016) malam, telah mendatangi RS Darmo bertemu dengan anaknya yang sedang dirawat. “Kami sudah berkunjung kesana, memang benar sakit tapi hanya batuk pilek saja. Jadi tidak benar seperti yang dipaparkan dan dibesar-besarkan dalam sidang. Bahkan Laurence sendiri mengeluh mengaku dipaksa dirawat,” terang Teguh.

Teguh juga menegaskan adanya rekayasa fakta hukum dan pembohongan publik dengan memperalat sakitnya Laurence. Bahkan pihaknya telah mempunyai bukti rekam medis yang dikeluarkan dr Paulus Hamzah dimana anak tersebut hanya sakit batuk pilek biasa.

Dirinya juga mengancam akan memperkarakan pihak-pihak yang telah memperalat anak dibawah umur guna mengelabui keadilan. “Kami sedang mengusut siapa saja pihak yang telah memanfaatkan dan membesar-besarkan sakitnya Laurence dan akan kami bawa ke ranah hukum,” paparnya.

“Saat kami tanya ke dokter rumah sakit, yang membawa laurence orang yang masih muda-muda dengan mengatakan bahwa orang tuanya sedang di luar kota. Ini namanya pembohongan publik dan ada rekayasa hukum,” pungkas Teguh.

Seperti diberitakan sebelumnya, Tri Susilowati Yusuf alias Chinchin dilaporkan dalam penggelapan dan pencurian dokumen milik PT Blauran Cahaya Mulia (BCM). Chinchin sendiri sebelumnya menjabat sebagai Direktur Empire Palace. @rofik