LENSAINDONESIA.COM: Polisi mengatakan motif peristiwa yang menewaskan enam orang penghuni di Jalan Pulomas Utara 7A, Pulogadung, Jakarta Timur adalah perampokan. Menurut ada sejumlah barang yang diambil pelaku yaitu Ramlan Butar Butar dan Erwin Situmorang dari rumah tersebut.

Dari lokasi penangkapan di Gang Kalong, Tambun, Bekasi, polisi menyita sejumlah barang bukti Ramlan seperti uang tunai Rp6,3 juta, jam Rolex warna silver, topi hitam, dua HP Samsung, 1 HP Blackberry warna hitam, kunci motor Yamaha, kunci motor Honda, kacamata, jaket dan kemeja putih gading.

Sementara dari tangan Erwin, polisi mengamankan uang Rp 3,4 juta, empat lembar mata uang Thailand, HP Nokia, HP merek China, STNK Yamaha Jupiter MX B 6769 EIX atas nama Siti Maria, jaket kulit warna hitam, tas warna cokelat dan topi warna abu-abu.

“RBB adalah kapten dari kelompok. Dia bekerja secara acak,” ujar Kabag Mitra Biro Penmas, Mabes Polri, Kombes Awi Setyono di Jakarta, Rabu (28/12/2016).

Empat anak buah Ramlah adalah Erwin Situmorang, Marcus Pasaribu, Sinaga, dan Pius yang menyimpan senjata dan barang bukti mobil Suzuki Ertiga yang dipakai saat beraksi di rumah Ir Dodi Triono, Pulomas, Jakarta Timur.

Seperti diberitakan, perampokan yang berujung pada pembunuhan terjadi pada Selasa (27/12/2016). Enam penghuni rumah di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur, tewas setelah disekap dalam satu kamar mandi berukuran 1,5 m x 11,5 meter. Lima lainnya selamat.

Di antara korban tewas yakni pemilik rumah, Dodi dan dua orang anaknya, Diona Arika Andra Putri dan Dianita Gemma Dzalfayla. Selain itu, Amel, teman Gemma, dan dua orang sopir Dodi juga tewas dalam kejadian ini. @licom