Advertisement

‎LENSAINDONESIA.COM: Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz Menyatakan debat perdana Pilkada Jakarta berlangsung dinamis. Masing-masing pasangan calon memperlihatkan kemampuan yang optimal dalam menyampaikan visi, misi dan program-programnya.

“Kritik dan respon antar pasangan calon juga berlangsung seru sehingga mempertajam uraian yang disampaikan. Perbedaan pendapat dan cara pandang dalam menyelesaikan persoalan Jakarta sangat terlihat dalam proses debat sehingga masyarakat pemilih Jakarta dapat membandingkan secara langsung posisi antar pasangan calon tersebut,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (14/1/2017).

Antusiasme masyarakat Jakarta, juga daerah lainnya, juga terlihat dalam menyaksikan debat ini. Beragam aktivitas masyarakat memastikan agar tidak melewatkan momentum ini dengan cara mulai dari nonton bareng di posko pemenangan, kantor partai politik, warung-warung, tempat publik hingga sangat aktif melakukan respon dan analisis dengan menggunakan media sosialnya masing-masing. Tingginya tingkat perbincangan di media sosial menunjukkan perhatian yang sangat tinggi.

“Bagi masyarakat Jakarta yang mempunyai hak pilih, proses debat ini semakin memantapkan pilihannya dengan mencatat janji-janji politik yang akan ditagih pada saat pasangan calon terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur Jakarta. Dalam arti yang lain, tingginya antuasisme masyarakat Jakarta terhadap debat ini juga meningkatkan partisipasi dan berpotensi mengurangi Golput. Bagi masyarakat pemilih Jakarta yang belum menentukan pilihan, setidaknya ini menjadi informasi tambahan untuk semakin tertarik lantas tergerak menggunakan hak pilihnya di TPS nanti,” jelasnya.

Menurutnya bagi masyarakat non pemilih Jakarta, setidaknya ini dapat memberikan pendidikan politik terkait perbedaan pandangan dalam menyelesaikan persoalan.

“Perbedaan pendapat menjadi pelajaran penting bagi kita bahwa dalam menyelesaikan persoalan tidak dengan cara yang tunggal. Penghormatan terhadap perbedaan pandangan dijadikan modal untuk membangun persatuan dan solidaritas bersama,”pungkasnya.@dg