LENSAINDONESIA.COM: Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum Bupati Tasikmalaya, mengatakan Jawa Barat sebuah wilayah yang memiliki keberagaman Agama, kultur dan budaya, harus menjadi daerah yang lebih maju dan memiliki toleransi tinggi antar masyarakatnya. Hal ini agar jadi barometer Bhineka Tunggal Ika.

“Kita harus menjaga kebersamaan apapun komunitas dan kelompoknya ormas atau LSM, kita harus menjaga keutuhan orang Sunda dan daerah Jawa Barat,” ujarnya, Minggu (15/1/2017)

Dia menjelaskan, para founding father yang telah menelurkan NKRI, Dasar Negara dan UUD 1945, mengamanahkan untuk tetap menjaga tegaknya NKRI.

“Tidak harus satu warna dalam memajukan NKRI, pendiri negara kita memakai bingkai Bhineka Tunggal Ika dalam memajukan bangsa ini. Begitu juga untuk memajukan Jawa Barat kita harus bersatu, dan tetap menjalin ukhuwah Islamiyah,” tuturnya.

Oleh karena itu, antar sesama warga, antar sesama masyarakat antar sesama umat dan berbeda umat, harus membangun jalinan komunikasi yang baik. Itu adalah sebuah kunci utama untuk tidak terjadi perpecahan.

“Perbedaan tidak dijadikan sebuah konflik. Kita harus siap berbeda, kalau kita siap berbeda berarti hakekatnya kita siap bersama, siap bergandengan tangan untuk memajukan Jawa Barat,” lanjut pria yang sudah mendeklarasikan diri maju di Pilgub Jawa Barat itu.

Uu juga berharap, Warga Jawa Barat tidak terjebak oleh kepentingan sentimen kelompok, tetapi harus bersama-sama memajukan dan mendorong Jawa Barat untuk lebih maju. “Saya mendorong adanya ormas atau organisasi lain yang memiliki tujuan baik untuk memajukan Jawa Barat, bukan untuk memecah belah Jawa Barat,” tandasnya. @caca