LENSAINDONESIA.COM: DPC PDIP Kota Surabaya langsung merespon himbauan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristianto yang mengatakan seluruh kader PDIP siap pasang badan dan tidak akan mundur jika Pimpinan Pront Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab mengusik Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Ketua DPC PDIP Surabaya, Wisnu Sakti Buana mengatakan akan segera melakukan koordinasi partai untuk menggelar sejumlah kegiatan diantaranya mimbar demokrasi.

“Kami akan menggelar mimbar demokrasi di kantor DPC PDIP Surabaya. Minggu ini kita akan menggelar rapat koordinasi untuk persiapan acara,” kata politisi yang akrab disapa WS ini.

Meski begitu, pria yang juga menjabat Wakil Walikota Surabaya ini mengatakan kepada setiap kader untuk menahan diri dan tetap solid satu komando agar Surabaya tetap kondusif.

“Jangan sampai ada pergerakan sendiri-sendiri harus tetap dalam satu komando,” kata WS.

Pihaknya juga tak mau mengomentari lebih jauh terhadap sikap Rizieq Sihab yang dianggap menyerang Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan memilih menjawab normatif.

“Sesuai pesan sekjen (Hasto Kristianto) kita hanya senam politik saja. Kita (DPC PDIP Surabaya) juga tidak ada kaitanya dengan FPI di Surabaya,” tambahnya.

Sebelumnya, Sekjen DPP PDIP Hasto Kristianto secara tegas menyatakan kesiapannya menghadapi Habib Rizeq Sihab beserta kelompoknya, karena dianggap mengusik simbol partai yakni Megawati Soekarnoputri yang posisinya sebagai Ketum PDIP.

Tidak hanya itu, pernyataan perang terhadap kekuatan Habib Rizieq Sihab bersama seluruh kekuatan Ormasnya juga telah dikumandangkan oleh Hasto Kristianto secara nasional, karena dinilai sebagai penebar kebencian dan memecah belah persatuan bangsa.@wan