LENSAINDONESIA.COM: Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan banyaknya anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yan merampat ke partai, bahkan menjadi pengurus partai tak menjadi persoalan. Pasalnya hak menjadi anggota partai adalah hak yang konsitusional.

Fadli mengatakan meski menjadi anggota DPD tak ada kewajiban tidak berpartai maupun larangan untuk berpartai. Ia menilai sepanjang tidak melanggar aturan tak menjadi persoalan. “Tidak ada suatu kewajiban berpartai atau tidak berpartai selama tidak melanggar aturan, tidak masalah. Toh rakyat yang memilih lagi di 2019,” ujarnya di Gedung DPR, Senin (23/1/2017).

Politisi Partai Gerindra itu menilai bagi mereka yang menjadi anggota DPD memiliki kebebasan dalam menentukan berafiliasi dengan partai tertentu. Menurutnya sepanjang tak adanya aturan yang melarang anggota DPD berpartai, maka tak ada aturan pula yang dilanggar.

“Selama aturan tidak melarang itu boleh-boleh saja, tinggal kinerjanya sesuai tugas pokok dan fungsi DPD, dia bisa memilah itu,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui sejak terpilihnya Osman Sapta Oedang (OSO) menjadi Ketua Umum Partai Hanura, banyak anggota DPD yang merapat ke partai besutan Wiranto itu. Sejumlah anggota DPD pun masuk dalam formatur kepengurusan Partai Hanura yang kini dipimpinan OSO. OSO yang juga menjabat Wakil Ketua MPR dari unsur DPD.

Sebelumnya, ada 70 anggota DPD yang bergabung dengan Partai Hanura dan kesemuanya sudah memiliki kartu keanggotaan. Dari jumlah tersebut, 10 di antaranya masuk ke dalam kepengurusan yang baru. Beberapa nama senator yang menjadi pengurus seperti Senator Bahar Ngitung, tokoh Sulsel, Delis Hehi dari Sulteng, Benny Ramdhani tokoh Sulut dan Andi Surya (dari) Lampung. Adapun I Gede Pasek Suardika, yang juga merupakan Senator asal Bali, diangkat menjadi Wakil Ketua Umum Hanura.

Bukan hanya DPD saja yang ‘bedol’ desa ke Hanura. Loyalis eks Ketum Partai Demokrat Anas Urbaningrum juga disebut-sebut banyak yang pindah ke partai pimpinan Oesman Sapta Odang tersebut. Formatur susunan Partai Hanura secara resmi akan diumumkan dalam waktu dekat. Pelantikan rencananya digelar pada Februari mendatang. @dg