LENSAINDONESIA.COM: Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar kemungkinan akan bergabung dengan PDI Perjuangan. Alasannya, banyak kecocokan dengan garis kebijakan yang diperjuangkan oleh partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristianto, di Jakarta, Minggu (29/1/2017). Menurutnya, hal tersebut mencuat pasca kehadiran Antasari dalam debat kedua calon gubernur DKI Jakarta, Jumat(27/1/2017) malam. Saat itu, Antasari duduk di barisan pendukung Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

“Pada acara Debat Pilkada DKI Jakarta, kami banyak berdialog dan Pak Antasari menyatakan banyak kecocokan dengan gagasan-gagasan yang diperjuangkan oleh PDI Perjuangan,” kata Hasto Kristiyanto.

Sebelumnya, Antasari yang mendapatkan grasi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu juga hadir dalam perayaan ulang tahun Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta, Senin (23/1/2017). Antasari juga sempat melakukan pertemuan empat mata dengan Jokowi di istana. Isu bergabungnya Antasari pun makin kencang berembus.

Lebih lanjut, Hasto mengatakan PDI Perjuangan memberikan peluang kepada Antasari Azhar untuk bergabung dengan PDI Perjuangan. Dia juga membenarkan ada penjajakan antara kedua belah pihak mengenai kemungkinan-kemungkinan tersebut asalkan melalui proses yang ada.

“Pak Antasari jika bergabung dengan PDI Perjuangan tentunya melalui proses, dan hal ini sudah kami sampaikan ke Pak Antasari,” katanya.

Hasto mengakui, antara PDI Perjuangan dan Antasari Azhar memiliki banyak persamaan, seperti menganut nilai “kebenaran yang akan menang”. @licom