Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Badan Narkotika Nasional (BNN) menembak mati pelaku penyelundupan narkoba jenis sabu asal Malaysia, di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara. Saat disergap, pelaku kedapatan membongkar muatan kapal. Tapi melihat kedatangan petugas, dia berusaha kabur sehingga terpaksa diberi tindakan tegas dengan ditembak.

Kepala BNN Komjen Budi Waseso menjelaskan dalam penyergapan kapal penyelundup narkoba itu, petugas mengamankan sekitar 14 kilogram yang terbagi dalam 14 bungkus. Selain Sahrir, BNN juga mengamankan 5 ABK dan kapten kapal.

“Dalam aksinya, para penyelundup narkoba ini mengirimkan sabu menggunakan kapal ikan untuk menyamarkan aksinya. Tapi tersangka sendiri datang ke Indonesia dengan naik pesawat. Setelah sampai dia mendatangi pelabuhan dan mondar-mandir menunggu kedatangan kapal,” ucapnya.

Saat kapal itu tiba, petugas BNN menunggu sampai tersangka mengambil barangnya. “Nah begitu melihat dia membongkar muatan, petugas langsung melakukan penyergapan. Tersangka yang berusaha melarikan diri diberi hadiah timah panas yang akhrnya meninggal. Kami juta sita uang Ringgit, GPS, handphone dan makanan,” tambah Komjen Budi Waseso.

Berdasar paspor milih Sahrir, warga Malaysia itu diketahui sudah bolak-balik ke Indonesia sehingga diduga kuat berulang kali mengirim narkoba dari Malaysia ke tanah air.

Seperti diberitakan Lensa Indonesia sebelumnya, BNN mengamankan sebuah kapal dari Malaysia yang berusaha melakukan penyelundupan sabu. Satu orang pelaku atas nama SBK yang berkewarganegaraan Malaysia, tewas dalam penyergapan itu.

Deputi Pemberantasan Narkoba BNN Irjen Arman Depari, menjelaskan semalam pihaknya menyergap kapal dari Malaysia yang membawa sabu di kawasan Jakarta Utara. “WN Malaysia itu tewas tertembak karena berusaha kabur saat ditangkap. Saat ini jenazahnya sudah di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur,” jelasnya Jumat (3/2/2017) pagi WIB.

Petugas BNN mengamankan barang bukti sabu sebanyak dua kardus mie instan dalam penyergapan kapal penyelundup sabu itu. “Barang bukti yang didapat berupa sabu dalam dua kardus mie instan. Beratnya masih belum diketahui karena belum ditimban,” tutupnya. @LI-15