LENSAINDONESIA.COM : DPRD Kabupaten Jombang mendesak agar pemkab setempat agar segera menangani polemik “Jeglongan Sewu”, sindiran masyarakat atas banyaknya jalan berlubang baik di jalur nasional, provinsi maupun kabupaten.

Anggota legislatif dari Partai Demokrat Syarif Hidayatulloh meminta pemda segera berkordinasi antar instansi terkait.”Kalau jalan yang rusak itu merupakan jalan nasional maka dibutuhkan kordinasi dengan segera dengan instansi terkait,” ujarnya kepada Lensaindonesia.com, Senin (6/2/2017).

Dan jika jalan yang rusak itu memang jalan kabupaten, maka dinas instansi pemerintah daerah terkait untuk segera melakukan pembenahan. “Jangan sampai menunggu ada banyak korban lalu baru akan ditindaklanjuti. Kordinasi yang secepatnya harus segera dilakukan agar tidak terkesan lamban dalam penanganan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Jombang, Masud Zuremi mengatakan pihaknya sudah berkali-kali meminta agar ada perbaikan oleh SKPD terkait. Dia memahami bila persoalan jalan rusak ini ada kewenangan daerah, provinsi dan pemerintah pusat. Selain itu, juga potensi kerusakan jalan akibat air hujan.

“Namun demikian harus ada prioritas terkait dengan jalan yang rusak. Untuk kewenangan wilayah pemerintah pusat sudah kita komunikasikan dengan Dirjen PU Binamarga baik melalui provinsi maupun kabupaten. Dan saat ini sudah ada penanganan perbaikan pada minggu terakhir ini. Baik yang menjadi kewenangan propinsi dan kabupaten,” bebernya.

Ditanya terkait apa ada pansus, Masud Zuremi menilai jika persoalan ini tidak akan dibawa ke ranah itu. ” Ya nggak lah, masak jalan lubang harus dibentuk pansus. Kami tidak bosan selalu melakukan pengawasan terhadap kinerja SKPD terkait. Kalau untuk Pansus ya nggak mungkinlah Masak Jalan lobang harus bentuk pansus,” pungkasnya.

Jalan rusak yang terjadi di sejumlah ruas jalan di Jombang memang membuat warga menjerit. Mereka menuntut agar ada segera perbaikan lantaran banyak korban yang berjatuhan. Saking banyaknya lobang di jalanan, warga akhirnya menyebut kota santri itu punya ikon wisata baru yaitu “Jeglongan Sewu” alias ribuan jalan berlubang.@Obi