LENSAINDONESIA.COM: Perilaku Sundoyo alias Doyok (52) sebagai seorang ayah tiri memang kelewat keterlaluan. Betapa tidak, pria yang juga warga Jl Kedurus I B Surabaya ini tega mencabuli anak tirinya CSI (17) sendiri selama lima tahun hingga hamil tiga bulan.

Terhitung, ayah tiri bejat tersebut telah mencabuli sekaligus menyetubuhi CSI dari umur 12 tahun hingga 17 tahun. “Persetubuhan haram tersebut terjadi ketika, pelaku, korban dan ibu korban hidup satu rumah di Jl Kedurus I B Surabaya, sejak tahun 2011 lalu,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Minggu (5/2/2017).

Modusnya saat itu, pelaku yang memang sejak dahulu menyimpan hasrat terhadap anak tirinya tersebut, nekat masuk ke dalam kamar pelaku saat korban tertidur.

“Nah, karena pelaku sudah tak kuat menahan birahinya, tiba-tiba menindih badan korban. Sontak, korban pun bangun dan mulai berteriak dan berontak. Namun usahanya sia-sia saja karena saat itu korban masih berusia 12 tahun, masih kalah kuat dengan tenaga pelaku,” kata AKBP Shinto.

Masih kata AKBP Shinto, hal seperti itu selalu dilakukan pelaku secara berulang-ulang, kadang saat rumah dalam keadaan sepi ataupun saat istri pelaku sedang tidur dan pelaku mengendap-ngendap kedalam kamar korban dan melakukan persetubuhan.

“Korban yang pun hanya pasrah karena pelaku kerap kali mengancam korban jika tak mau melayani nafsunya,” tambahnya.

Lebih biadabnya lagi, akibat ulah pelaku, tahun 2013 korban sempat hamil. Namun, kehamilannya tak berlangsung lama karena korban dipaksa menggugurkan kandungannya dengan cara minum jamu penggugur kandungan.

“Pelaku pun belum jera, namun lebih bringas menyetubuhi korban. Hingga awal-awal tahun 2017, korban yang masih aktif sekolah SMA ini sehabis sekolah langsung mampir ke rumah tantenya,” imbuh perwira asal Medan ini.

Tante korban yang curiga langsung menanyakan kepada korban perihal korban yang jarang pulang ke rumahnya. “Betapa kaget tante korban mendengar cerita korban yang ternyata sudah di cabuli ayah tirinya hingga pernah hamil tiga bulan,” tambah AKBP Shinto.

“Tante korban yang geram pun langsung melaporkan hal ini ke Unit PPA Sat Reskrim Polrestabes Surabaya. Berbekal laporan itulah pelaku langsung kami tangkap di rumahnya,” ungkap Shinto.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, ayah bejat tersebut diancam Pasal 81 UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman pidana 15 tahun penjara. @nanda