LENSAINDONESIA.COM: Presiden Republik Indonesia keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secara terbuka menyatakan bahwa tindakan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menudingnya melakukan kriminalisasi dalam kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen saat ini memiliki muatan politik, salah satunya terkait Pilkada DKI Jakarta 2017.

SBY menyamapikan bahwa grasi yang diberikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap Antasari Azhar ada muatan politiknya.

Menurut SBY, sepertinya ada misi untuk menyerang dan merusak namanya dan juga keluarganya.

Lebih jauh SBY mengatakan, manuver yang dilakukan Antasari itu terkait langsung terhadap Pilkada DKI Jakarta. Bahkan apa yang dilakukan Antasari ke Bareskrim Polri sudah direncanakan. “Serangan itu bukan tiba-tiba dari Antasari,” sambungnya.@LI-13

Selengkapnya, simak pernyataan SBY dalam tayangan video di atas.