LENSAINDONESIA.COM: Penyebab kematian saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, Kim Jong-nam telah teridentifikasi. Dia tewas akibat diusap dengan zat VX, yang oleh PBB digolongkan sebahpgai senjata pemusnah massal.

Dilansir dari The Guardian, zat kimia bernama lengkap “S-2 Diisoprophylaminoethyl methylphosphonothiolate” merupakan gas syaraf paling mematikan yang pernah diciptakan manusia. VX pertama kali disintesa pada awal sampai pertengahan 1950-an oleh Ranaji Ghosh, ahli kimia yang bekerja untuk Imperial Chemical Industries di Inggris.

VX sulit dilacak. Ini cairan bening, tak berasa dan tak berwarna dengan konsistensi setara dengan oli. Cukup dengan satu tetes zat VX kulit manusia, langsung menyebabkan gangguan fatal pada sistem syaraf manusia, kata Council on Foreign Relation.

Bahkan gas ini 100 kali lebih mematikan ketimbang gas syaraf sarin yang digunakan sekte pemuja kiamat di Jepang dalam melakukan serangan mematikan mereka pada 1995 di subway Tokyo.

Paparan dalam dosis setengah-mematikan dan mematikan akan dengan cepat menghilangkan kesadaran, menciptakan kejang-kejang, kelumpuhan dan apnoea (pernafasan berhenti). 10 miligram VX pada kulit sudah cukup untuk membunuh manusia.

Karena sangat mematikan VX pun diklasifikasikan oleh PBB sebagai senjata pemusnah massal. CDC, badan kesehatan publik AS, mengatakan gas syaraf ini hanya digunakan dalam perang kimia.

Menurut National Academies of Sciences, Engineering and Medicine di Washington, keberacunan dan bentuk fisiknya telah dipelajari oleh militer Inggris yang mengirimkan formula ini kepada militer AS.

AS mulai memproduksi VX dalam skala besar-besaran pada 1961. Irak pernah memproduksi 50 ton gas syaraf ini. Di bawah Saddam Hussein, Irak diduga telah menggunakan VX pada 1988 untuk menyerang suku Kurdi dan dalam perang Iran-Irak.

Menurut penaksiran intelijen Prancis yang disiarkan pada September 2013, simpanan senjata kimia Suriah di antaranya terdiri dari puluhan ton VX. Adapun negara lain memilih bungkam mengenai senjata kimia yang dimilikinya.

Korea Utara tak pernah mengklaim punya program senjata kimia. Namun faktanya negara ini diyakini memiliki 2.500 sampai 5.000 ton senjata kimia, termasuk VX. Korea Utara hanya kalah dari AS dan Rusia.@licom